【SMM Berita Kilat Nikel】Kejagung Usut PT CNI atas Dugaan Manipulasi Kadar Nikel

Telah Terbit: Sep 1, 2026 11:15

Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) atas dugaan manipulasi kadar nikel dan ekspor tanpa RKAB yang sah selama 2017–2019 di Sulawesi Tenggara. Penyidik menduga hasil uji dan dokumen ekspor dimanipulasi untuk memenuhi persyaratan ekspor, dengan perkiraan kerugian negara sebesar Rp401,65 miliar.

Kasus ini menyoroti pengawasan yang lebih ketat terhadap verifikasi kadar nikel, dokumentasi ekspor, dan kepatuhan RKAB, yang berpotensi meningkatkan persyaratan kepatuhan bagi penambang dan eksportir.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Tinjauan Tengah Hari Nikel] Harga nikel rebound pada 1 September, seiring konflik AS-Iran yang semakin meningkat dan harga minyak melonjak.
46 menit yang lalu
[SMM Tinjauan Tengah Hari Nikel] Harga nikel rebound pada 1 September, seiring konflik AS-Iran yang semakin meningkat dan harga minyak melonjak.
Baca Selengkapnya
[SMM Tinjauan Tengah Hari Nikel] Harga nikel rebound pada 1 September, seiring konflik AS-Iran yang semakin meningkat dan harga minyak melonjak.
[SMM Tinjauan Tengah Hari Nikel] Harga nikel rebound pada 1 September, seiring konflik AS-Iran yang semakin meningkat dan harga minyak melonjak.
46 menit yang lalu
【SMM Kilas Nikel】Indonesia Relaksasi Aturan DHE SDA, Meringankan Tekanan Arus Kas bagi Eksportir Tambang yang Memenuhi Syarat
1 jam yang lalu
【SMM Kilas Nikel】Indonesia Relaksasi Aturan DHE SDA, Meringankan Tekanan Arus Kas bagi Eksportir Tambang yang Memenuhi Syarat
Baca Selengkapnya
【SMM Kilas Nikel】Indonesia Relaksasi Aturan DHE SDA, Meringankan Tekanan Arus Kas bagi Eksportir Tambang yang Memenuhi Syarat
【SMM Kilas Nikel】Indonesia Relaksasi Aturan DHE SDA, Meringankan Tekanan Arus Kas bagi Eksportir Tambang yang Memenuhi Syarat
Indonesia telah melonggarkan aturan DHE SDA (Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam) efektif 1 September 2026. Eksportir pertambangan yang memenuhi syarat dapat menahan setidaknya 30% dari hasil ekspor mereka di dalam negeri selama minimal tiga bulan, dibandingkan dengan persyaratan penahanan 100% sebelumnya. Pelonggaran ini berlaku untuk perusahaan pertambangan yang memenuhi kualifikasi, termasuk yang memiliki setidaknya satu pemegang saham dari negara mitra perjanjian perdagangan yang ditunjuk dengan kepemilikan saham minimal 10%. Sebanyak 64 perusahaan pertambangan dilaporkan memenuhi persyaratan berdasarkan Pasal 18A. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan mengurangi beban modal kerja bagi eksportir yang memenuhi syarat, sambil tetap menahan sebagian hasil ekspor di Indonesia.
1 jam yang lalu
[SMM Rapat Pagi Nikel] Warsh dari The Fed AS menyatakan inflasi belum membaik, ekspektasi kenaikan suku bunga memanas; kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan terus berkonsolidasi di level rendah pada perdagangan awal
2 jam yang lalu
[SMM Rapat Pagi Nikel] Warsh dari The Fed AS menyatakan inflasi belum membaik, ekspektasi kenaikan suku bunga memanas; kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan terus berkonsolidasi di level rendah pada perdagangan awal
Baca Selengkapnya
[SMM Rapat Pagi Nikel] Warsh dari The Fed AS menyatakan inflasi belum membaik, ekspektasi kenaikan suku bunga memanas; kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan terus berkonsolidasi di level rendah pada perdagangan awal
[SMM Rapat Pagi Nikel] Warsh dari The Fed AS menyatakan inflasi belum membaik, ekspektasi kenaikan suku bunga memanas; kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan terus berkonsolidasi di level rendah pada perdagangan awal
[9.1 Risalah Rapat Pagi] Ketua Fed Warsh: Data inflasi tidak menunjukkan perbaikan signifikan dalam tren; fokus utama Fed saat ini seharusnya adalah harga; kita harus yakin bahwa inflasi inti bergerak menuju target, jika tidak, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Sulit untuk menggambarkan kondisi keuangan sebagai restriktif. Harga pasar menunjukkan bahwa probabilitas kenaikan suku bunga Fed pada bulan September lebih tinggi daripada probabilitas mempertahankan suku bunga tidak berubah. Kontrak nikel SHFE 2610 yang paling banyak diperdagangkan terus berkonsolidasi di level rendah pada perdagangan awal, menutup sesi pagi di 126.750 yuan/mt, turun 1,13%. Meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed AS, dolar AS yang lebih kuat, persediaan yang tinggi, dan permintaan yang lemah menciptakan berbagai tekanan. Dalam jangka pendek, kontrak nikel SHFE yang paling banyak diperdagangkan diperkirakan akan diperdagangkan dalam kisaran 126.000-131.000 yuan/mt.
2 jam yang lalu
Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut PT Ceria Nugraha Indotama ( - Shanghai Metals Market (SMM)