China Refined Nickel Output to Grow in August, SMM Predicts

Telah Terbit: Aug 9, 2017 09:39
China’s refined nickel output was 13,800 tonnes in July, and operations at smelters in northwest and south China varied much.

SHANGHAI, Aug. 9 (SMM) – China’s refined nickel output was 13,800 tonnes in July, and operations at smelters in northwest and south China varied much. 

SMM survey finds that output at smelters in northwest China grew 1,300 tonnes to 11,600 tonnes in July, citing no raw material supply problem and rising nickel price. Production at those in south China was low due to thin profits, only up by 50 tonnes, mainly supplying long-term buyers. 

In August, domestic smelters are expected to hold production largely stable at July’s level, but thanks to more working days, output will grow slightly on a monthly basis. SMM expects China’s refined nickel output to rise to 14,300 tonnes in August. 

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Nickel Flash] Vale: Autoklaf Tiba di Lokasi Proyek HPAL Sambalagi
32 menit yang lalu
[SMM Nickel Flash] Vale: Autoklaf Tiba di Lokasi Proyek HPAL Sambalagi
Baca Selengkapnya
[SMM Nickel Flash] Vale: Autoklaf Tiba di Lokasi Proyek HPAL Sambalagi
[SMM Nickel Flash] Vale: Autoklaf Tiba di Lokasi Proyek HPAL Sambalagi
[Vale: Autoklaf Tiba di Lokasi Proyek HPAL Sambalagi] Pada 22 Juli 2026, peralatan utama—autoklaf—untuk proyek HPAL (Pelindian Asam Tekanan Tinggi) di wilayah Sambalagi, Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, tiba, menandai fase penting konstruksi. Proyek ini dirancang untuk memproduksi sekitar 90.000 mt Ni endapan hidroksida campuran (MHP) per tahun, dengan bahan baku dari tambang Bahodopi. Proyek ini terdiri dari tiga lini produksi, dengan lini pertama ditargetkan selesai secara mekanis pada akhir 2026. Proyek ini dikembangkan bersama oleh PT Vale Indonesia Tbk dan mitranya, GEM Co., Ltd. (Tiongkok) dan EcoPro (Korea Selatan), melalui perusahaan patungan PT BNSI. Proyek ini merupakan proyek strategis nasional Indonesia dan bagian dari Proyek Pertumbuhan Indonesia (IGP) Morowali, yang bertujuan untuk memajukan pemrosesan nikel hilir dan rantai pasokan baterai kendaraan listrik.
32 menit yang lalu
Data: Pergerakan Pasar SHFE dan DCE (23 Juli)
1 jam yang lalu
Data: Pergerakan Pasar SHFE dan DCE (23 Juli)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan Pasar SHFE dan DCE (23 Juli)
Data: Pergerakan Pasar SHFE dan DCE (23 Juli)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 23 Juli 2026.
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Harga Nikel Stabil, Penawaran Produsen Naik; Harga Nikel Sulfat Pulih Pekan Ini
3 jam yang lalu
[Analisis SMM] Harga Nikel Stabil, Penawaran Produsen Naik; Harga Nikel Sulfat Pulih Pekan Ini
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Harga Nikel Stabil, Penawaran Produsen Naik; Harga Nikel Sulfat Pulih Pekan Ini
[Analisis SMM] Harga Nikel Stabil, Penawaran Produsen Naik; Harga Nikel Sulfat Pulih Pekan Ini
3 jam yang lalu
China Refined Nickel Output to Grow in August, SMM Predicts - Shanghai Metals Market (SMM)