Imports of cobalt raw materials decreased slightly in November, costs of cobalt products continued to increase

Telah Terbit: Jan 4, 2021 16:24
South Africa has tightened its COVID-19 prevention measures imposing Level III lockdowns as the pandemic has worsened, triggering concerns about supply of cobalt raw materials.

SHANGHAI, Jan 4 (SMM)—South Africa has tightened its COVID-19 prevention measures imposing Level III lockdowns as the pandemic has worsened, triggering concerns about supply of cobalt raw materials. China’s cobalt raw materials imports in December 2020 and January 2021 are likely to decline to 7,900 mt and 6,400 mt, respectively, both on a metal basis, due to the Christmas and New Year holidays, decreased port capacity, and rising logistics prices.

At present, it is more accurate to estimate the import volume of cobalt raw materials by referring to quarterly or even semi-annual import volumes. The import volume of cobalt intermediate products was around 5,572 mt in metal content in September as COVID-19 increased logistics uncertainties and made it difficult to book ships. From September to November, the average monthly import volume of cobalt intermediate products was 7,700 mt in metal content. Higher import volumes in October and November were possibly due to arrivals of delayed shipments.

Due to the increase in logistics costs, depreciation of the US dollar, and increase in battery material prices amid strong domestic demand, the average price of cobalt intermediate products rose significantly on both yearly and monthly basis in November. At present, the cost of raw material and finished product inventory at domestic cobalt smelters has increased, supporting the rise in smelting product prices.

For more information on the China New Energy sector, please subscribe to China Cobalt & Lithium Weekly Report.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Baterai Lithium: Ronbay Technology Berencana Berinvestasi dalam Proyek Terintegrasi Material Katoda Natrium Tahunan 300 Ribu Ton]
24 menit yang lalu
[Baterai Lithium: Ronbay Technology Berencana Berinvestasi dalam Proyek Terintegrasi Material Katoda Natrium Tahunan 300 Ribu Ton]
Baca Selengkapnya
[Baterai Lithium: Ronbay Technology Berencana Berinvestasi dalam Proyek Terintegrasi Material Katoda Natrium Tahunan 300 Ribu Ton]
[Baterai Lithium: Ronbay Technology Berencana Berinvestasi dalam Proyek Terintegrasi Material Katoda Natrium Tahunan 300 Ribu Ton]
Pada malam 30 Juli, Ronbay Technology mengumumkan rencana investasi pembangunan proyek terpadu material katoda natrium Xiantao dengan kapasitas tahunan 300.000 ton. Proyek ini memiliki total kapasitas terencana 300.000 ton per tahun, dibangun dalam tiga tahap dan dioperasikan secara bertahap: Tahap I 50.000 ton, Tahap II 100.000 ton, dan Tahap III 150.000 ton. Masa pembangunan keseluruhan diperkirakan 24 bulan. Total investasi proyek sekitar 4,723 miliar yuan, terdiri dari 4 miliar yuan untuk aset tetap dan 723 juta yuan untuk modal kerja. Proyek ini menempati lahan sekitar 380 mu dengan total luas bangunan sekitar 350.000 meter persegi. Konstruksi mencakup tiga bengkel produksi serta fasilitas pendukung seperti stasiun pengolahan air limbah, stasiun kompresor udara, stasiun distribusi listrik, dan gudang.
24 menit yang lalu
SK On Akhiri Rentetan Kerugian Lima Tahun
24 menit yang lalu
SK On Akhiri Rentetan Kerugian Lima Tahun
Baca Selengkapnya
SK On Akhiri Rentetan Kerugian Lima Tahun
SK On Akhiri Rentetan Kerugian Lima Tahun
Menurut pengungkapan awal SK Innovation pada 31 Juli, SK On berhasil membalikkan keadaan menjadi laba, dengan laba operasi meningkat sebesar KRW 888,2 miliar dari rugi KRW 66,4 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, ketika SK On mencatat kerugian operasi sebesar KRW 349,2 miliar, laba operasi melonjak sebesar KRW 1,171 triliun, menandai berakhirnya rentetan kerugian selama lima tahun.
24 menit yang lalu
[Baterai Litium: Basis Litbang Material Anoda Silikon-Karbon Berada di Ya'an, Sichuan]
24 menit yang lalu
[Baterai Litium: Basis Litbang Material Anoda Silikon-Karbon Berada di Ya'an, Sichuan]
Baca Selengkapnya
[Baterai Litium: Basis Litbang Material Anoda Silikon-Karbon Berada di Ya'an, Sichuan]
[Baterai Litium: Basis Litbang Material Anoda Silikon-Karbon Berada di Ya'an, Sichuan]
Baru-baru ini, Komite Manajemen Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Ya'an di Provinsi Sichuan mengeluarkan pemberitahuan publik menerima permohonan penilaian dampak lingkungan untuk proyek basis riset dan pengembangan material anoda silikon-karbon milik Qingyuan (Sichuan) Technology Co., Ltd. Proyek yang berlokasi di Jalan Qingjiang dalam zona pengembangan tersebut, Distrik Mingshan, Kota Ya'an, Provinsi Sichuan ini memiliki total investasi sebesar 55.000.000 yuan, dengan investasi perlindungan lingkungan sebesar 1.255.000 yuan. Proyek ini akan menyewa lahan pabrik seluas 37,7 mu berikut bangunan eksisting, dengan total luas lantai sekitar 5.798,5 m², terutama untuk penelitian dan pengembangan material anoda silikon-karbon (termasuk komposit silikon monoksida/karbon, dll.).
24 menit yang lalu