10 September 2026
Lingkungan yang sedang berlangsung ditandai oleh risiko geopolitik, tren global menuju de-dolarisasi, dan kekhawatiran tentang devaluasi mata uang AS mendorong permintaan terhadap . Dalam analisis terbarunya, firma riset ternama RBC Capital Markets memperkirakan tren kenaikan logam mulia ini akan berlanjut, mencapai hampir $5.000 per ons pada 2026.
Setelah periode stagnasi sementara, pasar logam mulia menunjukkan momentum baru. Christopher Louney, pakar komoditas di RBC Capital Markets, menekankan dalam studi terbarunya bahwa pendorong fundamental harga emas tetap sepenuhnya utuh. Meskipun produk yang diperdagangkan di bursa (ETP) mengalami arus keluar sementara, pemulihan pada akhir musim panas dan arus masuk baru-baru ini menunjukkan, menurut para analis, bahwa investor kembali ke pasar.
Ketidakpastian geopolitik memperkuat peran emas dalam portofolio investasi
Ketidakpastian pasar yang sedang berlangsung berasal dari berbagai faktor. Konflik perdagangan, ketegangan geopolitik, ketidakpastian politik, dan perdebatan mengenai kebuntuan anggaran pemerintah membentuk lingkungan makroekonomi. Faktor-faktor ini menyebabkan banyak investor merasa kurang terlindungi terkait harga emas dan posisi portofolio mereka yang sesuai.
Dikombinasikan dengan kinerja logam mulia dan korelasinya yang rendah terhadap kelas aset lain, emas semakin ditetapkan sebagai komponen strategis dalam manajemen aset profesional. Para pakar di RBC Capital Markets memperkirakan harga emas akan tetap berada dalam kisaran $4.500 hingga $5.000 per ons untuk sisa tahun ini.
Bank sentral tetap menjadi pilar utama permintaan
Untuk paruh kedua tahun ini, para analis semakin condong ke ujung atas kisaran perkiraan mereka untuk harga emas. Dalam skenario bullish RBC Capital Markets, harga emas dapat mencapai level $4.929 per ons pada akhir 2026. Untuk 2027, proyeksi para pakar memperkirakan harga emas puncak hingga $5.296. Skenario menengah-ke-tinggi dianggap sebagai kisaran perdagangan yang paling mungkin untuk seluruh periode perkiraan.
Pilar utama tren ini tetap merupakan selera beli . Menurut firma analis tersebut, pembelian ekstensif yang berkelanjutan oleh bank sentral membentuk fondasi permintaan. Selain volume fisik yang besar, transaksi institusional ini menciptakan dasar kepercayaan yang juga menjadi panduan bagi investor swasta dan institusional untuk lebih mengalihkan portofolio mereka ke logam mulia.
Sumber:



