29 Agustus 2026
Harga mengalami kemunduran signifikan setelah reli yang menjanjikan pada hari Jumat: Pidato Ketua Fed yang secara mengejutkan bersikap hawkish di simposium ekonomi Jackson Hole memicu aksi jual di pasar. Emas berjangka Desember turun $150,70 (-3,24 persen) dan ditutup pada $4.504,10—menghapus kenaikan sepanjang minggu perdagangan.
Dari Kenaikan Tajam ke Pembalikan Arah: Perkembangan Minggu Ini
Minggu perdagangan dimulai dengan kuat: Setelah tujuh hari kenaikan harga tertinggi harian, harga emas menembus level retracement Fibonacci 38,2 persen di $4.692 serta rata-rata pergerakan 100 dan 200 hari. Target jangka pendek $4.900 tampak dalam jangkauan. Namun, mulai pertengahan minggu, sentimen berubah:
- Data inflasi AS yang kuat: Indeks harga PCE yang lebih tinggi dari perkiraan (tingkat tahunan 3,7 persen) memperkuat dolar AS dan memicu pembalikan tren secara teknis.
- Kegagalan di level resistensi: Pada hari Jumat, harga mencoba memantul di $4.688 tetapi gagal mencapai level kunci $4.692 dan turun jauh di bawah rata-rata pergerakan 200 hari ($4.641,20).
Level support teknis utama dan fondasi fundamental
Karena penurunan di bawah rata-rata pergerakan 200 hari, level ini kini kembali berfungsi sebagai resistensi. Dari perspektif teknis, awan Ichimoku—dengan level di $4.485,50 (Span A) dan $4.385,30 (Span B)—kini menjadi fokus sebagai zona support. Hanya harga penutupan di bawah level Fibonacci 23,6 persen di $4.435 yang akan membayangi prospek secara berkepanjangan.
Meskipun terjadi kemunduran jangka pendek, tesis investasi utama untuk emas tetap utuh: Utang nasional AS sebesar $40 triliun, inflasi yang persisten, dan ruang gerak kebijakan moneter Federal Reserve yang terbatas terus memberikan fondasi fundamental yang kuat bagi logam mulia ini. Namun, untuk melanjutkan tren naik menuju level $4.900, para pembeli harus segera merebut kembali level $4.692.
Sumber:



