[SMM Tinjauan Harian Nikel Sulfat] Pasar Pesanan Spot Lesu pada 1 September, Harga Nikel Sulfat Stabil

Telah Terbit: Sep 1, 2026 14:00
Pada 1 September, harga rata-rata SMM nikel sulfat tingkat baterai tetap stabil.

Pada 1 September, harga rata-rata nikel sulfat baterai SMM tetap stabil.

Dari sisi biaya, sentimen makro sedikit pulih, dan logam non-besi secara keseluruhan rebound, tetapi biaya produksi spot nikel sulfat tetap berada di level rendah baru-baru ini; dari sisi pasokan, beberapa produsen memiliki tingkat persediaan yang relatif tinggi dan berupaya memangkas produksi untuk mengurangi stok, dengan pasokan sedikit menurun secara keseluruhan; dari sisi permintaan, beberapa perusahaan hilir masih terutama mengandalkan pasokan kontrak jangka panjang, dengan sentimen lemah untuk membangun persediaan pesanan spot dan penerimaan harga garam nikel yang relatif rendah. Hari ini, Faktor Sentimen Keinginan Menjual untuk smelter garam nikel hulu adalah 2,0, faktor sentimen pengadaan untuk pabrik prekursor hilir adalah 2,3, dan faktor sentimen untuk perusahaan terintegrasi adalah 2,3 (data historis dapat diakses melalui basis data).

Ke depan, aktivitas pasar spot diperkirakan tetap lemah dalam jangka pendek, dengan harga nikel sulfat di bawah tekanan secara keseluruhan.

[Untuk konten lebih lanjut, silakan berlangganan produk SMM Nickel Research Group, Laporan Reguler Rantai Industri Nikel-Krom-Baja Tahan Karat China dan Laporan Premium Rantai Industri Nikel-Krom-Baja Tahan Karat China, untuk mengaksesanalisis data dan interpretasi pasar terbaru tentang bijih nikel, NPI (China + Indonesia), nikel rafinasi, nikel sulfat, bijih krom,ferrokrom, dan baja tahan karat (China + Indonesia)!]


 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Nikel MHP Turun $26/mt, Kobalt Turun $741/mt
9 menit yang lalu
Harga Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Nikel MHP Turun $26/mt, Kobalt Turun $741/mt
Baca Selengkapnya
Harga Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Nikel MHP Turun $26/mt, Kobalt Turun $741/mt
Harga Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Nikel MHP Turun $26/mt, Kobalt Turun $741/mt
Menurut data SMM, pada 1 September, harga FOB MHP nikel Indonesia turun $26/mt Ni dari hari sebelumnya, dan harga FOB MHP kobalt Indonesia turun $741/mt Co. Harga FOB nikel matte kadar tinggi Indonesia turun $27/mt Ni.
9 menit yang lalu
[SMM Tinjauan Tengah Hari Nikel] Harga nikel rebound pada 1 September, seiring konflik AS-Iran yang semakin meningkat dan harga minyak melonjak.
2 jam yang lalu
[SMM Tinjauan Tengah Hari Nikel] Harga nikel rebound pada 1 September, seiring konflik AS-Iran yang semakin meningkat dan harga minyak melonjak.
Baca Selengkapnya
[SMM Tinjauan Tengah Hari Nikel] Harga nikel rebound pada 1 September, seiring konflik AS-Iran yang semakin meningkat dan harga minyak melonjak.
[SMM Tinjauan Tengah Hari Nikel] Harga nikel rebound pada 1 September, seiring konflik AS-Iran yang semakin meningkat dan harga minyak melonjak.
2 jam yang lalu
【SMM Berita Kilat Nikel】Kejagung Usut PT CNI atas Dugaan Manipulasi Kadar Nikel
3 jam yang lalu
【SMM Berita Kilat Nikel】Kejagung Usut PT CNI atas Dugaan Manipulasi Kadar Nikel
Baca Selengkapnya
【SMM Berita Kilat Nikel】Kejagung Usut PT CNI atas Dugaan Manipulasi Kadar Nikel
【SMM Berita Kilat Nikel】Kejagung Usut PT CNI atas Dugaan Manipulasi Kadar Nikel
Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) atas dugaan manipulasi kadar nikel dan ekspor tanpa RKAB yang sah selama 2017–2019 di Sulawesi Tenggara. Penyidik menduga hasil uji dan dokumen ekspor dimanipulasi untuk memenuhi persyaratan ekspor, dengan perkiraan kerugian negara sebesar Rp401,65 miliar. Kasus ini menyoroti pengawasan yang lebih ketat terhadap verifikasi kadar nikel, dokumentasi ekspor, dan kepatuhan RKAB, yang berpotensi meningkatkan persyaratan kepatuhan bagi penambang dan eksportir.
3 jam yang lalu
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini