[SMM Flash] Pasar global niobium oksida diproyeksikan berkembang signifikan, dengan konsumsi diperkirakan naik dari 13.379 ton pada 2024 menjadi 29.267 ton pada 2035, setara dengan CAGR yang dilaporkan sebesar 7,4%. Niobium pentoksida menyumbang sekitar 97% permintaan, sementara metalurgi tetap menjadi sektor konsumsi terbesar sekitar 52%, didukung oleh aplikasi pada superalloy, kedirgantaraan, dan teknologi industri maju. Aplikasi baterai juga mulai muncul sebagai area pertumbuhan potensial karena material berbasis niobium menargetkan teknologi penyimpanan energi yang lebih cepat diisi dan lebih aman.
Konsentrasi pasokan tetap menjadi pertimbangan utama pasar, dengan Brasil menyumbang lebih dari 65% produksi global menurut informasi yang diberikan. Konsentrasi ini meningkatkan pentingnya strategis sumber alternatif seiring pemerintah dan industri hilir mencari diversifikasi yang lebih besar pada rantai pasok mineral kritis. Di Malawi, Proyek Kanyika milik Globe Metals & Mining dirancang untuk memproduksi sekitar 3.000 ton Nb₂O₅ kemurnian tinggi per tahun pada skala penuh, yang berpotensi membentuk sumber niobium oksida non-Brasil yang signifikan.
Kanyika juga telah membuat kemajuan dalam mengamankan pasar hilir potensial, dengan perjanjian offtake tidak mengikat yang melibatkan Affilips, Neo Performance Materials, dan Myst Trading. Perjanjian tersebut dilaporkan mencakup sekitar 82% produksi niobium Fase 1 dan 100% produksi tantalum, meski ini masih merupakan pengaturan yang tidak mengikat

![[SMM Chromium Flash] Keberangkatan Bijih Krom Global Turun 37,45% WoW menjadi 448.500 mt, Terseret oleh Maputo](https://imgqn.smm.cn/usercenter/ZsMtd20251217171723.jpeg)
![[Kilas Kromium SMM] Smelter Ferrokrom Zimbabwe Berpacu dengan Tenggat Listrik Captive 2026 di Tengah Dorongan Benefisiasi](https://imgqn.smm.cn/usercenter/uSadJ20251217171723.jpeg)
![[SMM Chromium Flash] Saham Southern Palladium Naik Tajam, Proyek PGM-Chrome Lewati Rintangan Regulasi Terbesarnya](https://imgqn.smm.cn/usercenter/gKDYO20251217171723.jpeg)
