Rejection of Porgera mine lease extension to significantly affect Zijin Mining’s gold production

Telah Terbit: Apr 26, 2020 18:35
Zijin Mining said Sunday that its gold production is expected to be significantly affected by the loss from Porgera mine in Papua New Guinea, as the local government has refused to extend the mining lease.

SHANGHAI, Apr 26 (SMM) – Zijin Mining said Sunday that its gold production is expected to be significantly affected by the loss from the Porgera mine in Papua New Guinea, as the local government has refused to extend the mining lease.

 

The gold mine is located in PNG’s northern highlands region and operated by Barrick Niugini Limited (BNL), a joint venture between Barrick and Zijin Mining. Zijin Mining bought a 50% stake in BNL for $298 million in 2015.

 

PNG Prime Minister James Marape said on Friday that the Special Mining Lease will not be renewed “in the best interests of the state, especially in lieu of the environmental damages, claims and resettlements issues.”

 

BNL applied for the extension of the mining lease in June 2017, in a bid to “ensure that arrangements are in place to enable continued operations of the Porgera Gold Mine once the current SML expires in August 2019,” Barrick said in the statement on Friday.  

 

Porgera contributes to about 10% of the nation’s exports and employs over 3,300 Papua New Guinea nationals, according to a report by mining.com.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pembaruan pasar emas India: Pemulihan mulai terbentuk
6 jam yang lalu
Pembaruan pasar emas India: Pemulihan mulai terbentuk
Baca Selengkapnya
Pembaruan pasar emas India: Pemulihan mulai terbentuk
Pembaruan pasar emas India: Pemulihan mulai terbentuk
6 jam yang lalu
Bank of America: Emas $5.000 Bisa Tercapai
7 jam yang lalu
Bank of America: Emas $5.000 Bisa Tercapai
Baca Selengkapnya
Bank of America: Emas $5.000 Bisa Tercapai
Bank of America: Emas $5.000 Bisa Tercapai
7 jam yang lalu
Persaingan AS-Tiongkok Meningkat di Sektor Mineral Kritis Republik Demokratik Kongo
18 Aug 2026 17:43
Persaingan AS-Tiongkok Meningkat di Sektor Mineral Kritis Republik Demokratik Kongo
Baca Selengkapnya
Persaingan AS-Tiongkok Meningkat di Sektor Mineral Kritis Republik Demokratik Kongo
Persaingan AS-Tiongkok Meningkat di Sektor Mineral Kritis Republik Demokratik Kongo
[SMM Flash] Republik Demokratik Kongo (DRC) menjadi arena yang semakin penting dalam persaingan AS-Tiongkok untuk mineral kritis, dengan negara ini memiliki sumber daya signifikan berupa kobalt, tembaga, litium, koltan, tantalum, timah, tungsten, dan komoditas strategis lainnya. Tiongkok telah membangun posisi yang kuat di seluruh rantai nilai pertambangan, pemrosesan, dan pemurnian DRC, sementara AS berupaya mendiversifikasi pasokan melalui investasi infrastruktur, diplomasi, dan partisipasi langsung dalam aset pertambangan. Komponen utama strategi AS adalah Koridor Lobito, didukung oleh pinjaman dari Development Finance Corporation AS senilai 553 juta dolar AS untuk merehabilitasi sekitar 1.300 km jalur kereta api yang menghubungkan DRC ke pelabuhan Atlantik Angola. Konsorsium Mineral Kritis Orion yang didukung AS juga telah mengusulkan akuisisi 40% saham di aset Mutanda dan Kamoto milik Glencore, dengan transaksi yang mencerminkan nilai perusahaan gabungan sekitar 9 miliar dolar AS dan memberikan hak kepada Orion untuk mengarahkan bagian produksinya kepada pembeli yang ditunjuk. Langkah-langkah ini secara bertahap dapat mendiversifikasi rute perdagangan dan pelanggan mineral DRC, meskipun kapasitas pemrosesan dan jejak infrastruktur Tiongkok yang sudah mapan membuat pergeseran signifikan dalam rantai pasokan kemungkinan tidak akan terjadi dengan cepat.
18 Aug 2026 17:43