Chile to Restart Copper Mine Projects, and See Massive Investment in 2018

Telah Terbit: Jun 29, 2017 11:33
Some mining companies in Chile are considering restarting some copper mines projects which have been postponed due to low copper prices, wenhua.com reported.

SHANGHAI, Jun. 29 (SMM) - Some mining companies in Chile are considering restarting some copper mines projects which have been postponed due to low copper prices, wenhua.com reported.

However, they will do so after political uncertainty disappears. Chilean presidential election result will come out in November.

Societe Generale Lowers Base Metals Forecast for 2017 and 2018

Antofagasta former Chief Executive Officer (CEO) Diego Hernandez said Chilean mining industry may see massive investment in copper mine projects in the second half of 2018.

China 10 Nonferrous Metals Output Rises 2.4% in May

The article is edited by SMM and is provided for information purpose only. SMM assumes no liability and does not warrant the accuracy, reliability or completeness of information contained or quoted in the article, either express or implied. SMM further disclaims any liability for losses in connection with the information contained or quoted in the article.

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn. 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Elektronik Bekas yang Tidak Digunakan Menyoroti Pasokan Tambang Perkotaan yang Belum Dimanfaatkan
1 jam yang lalu
Elektronik Bekas yang Tidak Digunakan Menyoroti Pasokan Tambang Perkotaan yang Belum Dimanfaatkan
Baca Selengkapnya
Elektronik Bekas yang Tidak Digunakan Menyoroti Pasokan Tambang Perkotaan yang Belum Dimanfaatkan
Elektronik Bekas yang Tidak Digunakan Menyoroti Pasokan Tambang Perkotaan yang Belum Dimanfaatkan
Baru-baru ini, salah satu laporan menyatakan bahwa sekitar 5 miliar perangkat seluler mungkin menganggur di dalam organisasi perusahaan, sementara hampir 90% orang Amerika masih menyimpan barang elektronik lama di rumah. Kekhawatiran keamanan data, jalur pengumpulan yang lemah, dan rendahnya kesadaran daur ulang terus membatasi masuknya limbah elektronik yang mengandung tembaga dan logam mulia ke dalam sistem daur ulang formal.
1 jam yang lalu
ERI dan Cyclic Materials Bermitra untuk Memulihkan Logam Kritis dari Limbah Elektronik
1 jam yang lalu
ERI dan Cyclic Materials Bermitra untuk Memulihkan Logam Kritis dari Limbah Elektronik
Baca Selengkapnya
ERI dan Cyclic Materials Bermitra untuk Memulihkan Logam Kritis dari Limbah Elektronik
ERI dan Cyclic Materials Bermitra untuk Memulihkan Logam Kritis dari Limbah Elektronik
ERI dan Cyclic Materials membentuk kemitraan strategis untuk memulihkan mineral kritis dari limbah elektronik. ERI akan menggunakan delapan fasilitas daur ulangnya di AS untuk menyortir dan memproses awal perangkat elektronik bermagnet, sementara Cyclic akan mengolah material tersebut di fasilitasnya di Arizona, yang mampu menangani hingga 25.000 ton komponen habis pakai per tahun. Proses Cyclic juga memulihkan logam seperti tembaga dan aluminium dari bahan baku yang sama.
1 jam yang lalu
Laba Grupo Mexico Kuartal II Naik 79%, Proyek Tembaga Tia Maria Mencapai 42% Penyelesaian
1 jam yang lalu
Laba Grupo Mexico Kuartal II Naik 79%, Proyek Tembaga Tia Maria Mencapai 42% Penyelesaian
Baca Selengkapnya
Laba Grupo Mexico Kuartal II Naik 79%, Proyek Tembaga Tia Maria Mencapai 42% Penyelesaian
Laba Grupo Mexico Kuartal II Naik 79%, Proyek Tembaga Tia Maria Mencapai 42% Penyelesaian
Grupo Mexico melaporkan laba bersih Q2 naik hampir 79% year-on-year menjadi US$2,20 miliar, didukung oleh kenaikan harga tembaga sebesar 30,5%. Produksi tembaga Q2 turun 3,7% menjadi 257.537 ton, sementara perseroan mempertahankan target produksi tembaga 2026 sebesar 1,034 juta ton. Grupo Mexico juga menggalang dana US$1,25 miliar melalui penerbitan obligasi 10 tahun untuk mendanai proyek tembaga Tia Maria di Peru, yang pada akhir Q2 sudah 42% rampung.
1 jam yang lalu