Who Will Have Final Say on Nickel Ore Supply in 2017 after Indonesian Ore Reappears? SMM Reports

Telah Terbit: Jun 27, 2017 17:54
Will Indonesia, the ever top supplier of nickel ore in the world, rule market supply again?

SHANGHAI, Jun. 27 (SMM) – China imported 263,851 tonnes of nickel ore from Indonesia in May, according to China Customs, the first appearance after Indonesia’s ore export ban in early 2014. Will Indonesia, the ever top supplier of nickel ore in the world, rule market supply again?

The answer is probably not in 2017, SMM guesses, with reasons below.

Update of Antam Nickel Ore Export Quotas

First, only two companies in Indonesia have been permitted to export nickel ore by the government so far, namely Antam and Zhenshi Group’s Fajar. Based on export quotas of approximately 3.60 million wet tonnes of the two, its proportion in China’s ore import volumes, averaging 30 million tonnes of laterite nickel ore annually, is not outstanding.

Second, it is still a buyer’s market in China’s nickel ore market, and meanwhile, offers of Indonesian ore are relatively higher, with no price advantages. Such condition also gives no bright picture of demand for Indonesian ore.

Will Indonesia Replace China as Top NPI Producer? SMM Reports

Third, Antam has its maximum monthly shipping capacity of about 4-5 ships, SMM learns, and based on this, it might be difficult for the company to finish its export quota of 2.60 million tonnes.

To sum up, SMM predicts that Philippine nickel ore will continue to dominate market supply in 2017, and the appearance of Indonesian ore will not change the supply pattern over the year.  

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga FOB MHP Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Matte Nikel Kadar Tinggi Juga Menurun
1 jam yang lalu
Harga FOB MHP Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Matte Nikel Kadar Tinggi Juga Menurun
Baca Selengkapnya
Harga FOB MHP Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Matte Nikel Kadar Tinggi Juga Menurun
Harga FOB MHP Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Matte Nikel Kadar Tinggi Juga Menurun
Menurut data SMM, pada 17 Agustus, harga FOB MHP nikel Indonesia turun US$13/mt berdasarkan kandungan logam dibandingkan hari sebelumnya, dan harga FOB MHP kobalt Indonesia turun US$2.417/mt Co. Harga FOB matte nikel kadar tinggi Indonesia turun US$32/mt berdasarkan kandungan logam.
1 jam yang lalu
[Ulasan Harian SMM Produk Antara Nikel] 17 Agustus: Harga Nikel MHP Turun, Harga Nikel Matte Kadar Tinggi Naik
1 jam yang lalu
[Ulasan Harian SMM Produk Antara Nikel] 17 Agustus: Harga Nikel MHP Turun, Harga Nikel Matte Kadar Tinggi Naik
Baca Selengkapnya
[Ulasan Harian SMM Produk Antara Nikel] 17 Agustus: Harga Nikel MHP Turun, Harga Nikel Matte Kadar Tinggi Naik
[Ulasan Harian SMM Produk Antara Nikel] 17 Agustus: Harga Nikel MHP Turun, Harga Nikel Matte Kadar Tinggi Naik
Hingga saat ini, harga FOB MHP nikel Indonesia adalah $14.977/mt Ni, dan harga FOB MHP kobalt Indonesia adalah $42.179/mt Co. Payable MHP (mengacu pada indeks SMM nikel sulfat grade baterai) adalah 82–83, dan indikator payable untuk unsur kobalt MHP (mengacu pada SMM kobalt rafinasi (gudang Rotterdam)) adalah 80. Harga FOB matte nikel kadar tinggi Indonesia adalah $15.491/mt Ni.
1 jam yang lalu
[Harga Patokan Bijih Nikel Domestik Indonesia] Harga Nikel HMA Indonesia Mulai Naik pada Paruh Kedua Agustus
2 jam yang lalu
[Harga Patokan Bijih Nikel Domestik Indonesia] Harga Nikel HMA Indonesia Mulai Naik pada Paruh Kedua Agustus
Baca Selengkapnya
[Harga Patokan Bijih Nikel Domestik Indonesia] Harga Nikel HMA Indonesia Mulai Naik pada Paruh Kedua Agustus
[Harga Patokan Bijih Nikel Domestik Indonesia] Harga Nikel HMA Indonesia Mulai Naik pada Paruh Kedua Agustus
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia secara resmi merilis Harga Mineral Acuan (HMA) untuk paruh kedua Agustus 2026. HMA periode ini adalah sebagai berikut: harga nikel sebesar US$16.960/ton, naik dari US$16.646/ton pada paruh pertama Agustus 2026, meningkat US$314,00/ton atau 1,89%. Sementara itu, harga acuan mineral lainnya adalah: kobalt sebesar US$55.869,00/ton, bijih besi sebesar US$1,41/ton, dan bijih kromit sebesar US$6,37/ton. Menurut model perhitungan internal SMM, berdasarkan simulasi untuk bijih pirometalurgi (20% Fe, 1% Cr, 0,05% Co) dan bijih hidrometalurgi (45% Fe, 2% Cr, 0,10% Co), Harga Patokan Mineral (HPM) bijih nikel untuk berbagai kadar berubah sebagai berikut: - Ni 1,2%: US$46,12/wmt (naik US$0,64) - Ni 1,3%: US$50,42/wmt (naik US$0,72) - Ni 1,4%: US$54,57/wmt (naik US$0,68) - Ni 1,5%: US$59,31/wmt (naik US$0,77) - Ni 1,6%: US$64,28/wmt (naik US$0,86)
2 jam yang lalu
Who Will Have Final Say on Nickel Ore Supply in 2017 after Indonesian Ore Reappears? SMM Reports - Shanghai Metals Market (SMM)