Proyek ekstraksi magnesium dari abu terbang Victoria milik Latrobe Magnesium terus memperoleh momentum: pembangunan pabrik percontohan hidrometalurgi pertama di dunia telah mencapai 33% penyelesaian, dengan 100% kapasitasnya telah dipesan untuk pasar AS
Pembangunan keseluruhan pabrik percontohan Tahap 1 Latrobe Magnesium di Victoria telah mencapai 33% penyelesaian. Pekerjaan inti termasuk platform tungku reduksi, pengumpan sekrup briket, dan sistem kapur tohor telah selesai, dan integrasi pemrograman dengan Rockwell Automation untuk sistem briket telah dimulai. Proyek ini berjalan sesuai rencana, dengan uji prototipe tungku reduksi kedua dijadwalkan pada pertengahan Juli, membuka jalan bagi produksi magnesium pertama pada paruh kedua 2026. Pabrik percontohan memiliki kapasitas tahunan 1.000 metrik ton, sedangkan pabrik komersial Tahap 2 akan memproduksi 10.000 ton per tahun. Seluruh produksi telah dikomitmenkan ke pasar AS melalui perjanjian distribusi dengan US Metal Exchange, yang telah melakukan pembayaran di muka sebesar $2 juta pada bulan Maret. Saat ini AS tidak memiliki produksi magnesium primer dan bergantung pada Tiongkok untuk sekitar 90% pasokannya. Proyek ini menggunakan teknologi yang dipatenkan untuk mengekstraksi magnesium dari abu terbang, mengubah residu limbah dari pembangkit listrik tenaga lignit menjadi produk magnesium bernilai tinggi, dan memiliki signifikansi strategis ganda dalam substitusi rantai pasok dan pemanfaatan limbah.
Greenland Resources menerima pendanaan Kanada untuk memajukan proyek ekstraksi magnesium air asin Greenland
Pada tanggal 29 Juni, Greenland Resources Inc mengumumkan bahwa mereka telah menerima pendanaan yang tidak perlu dikembalikan sebesar C$7 juta (sekitar $5 juta) dari pemerintah Kanada untuk pengujian metalurgi di proyek Malmbjerg di Greenland. Proyek ini adalah tambang molibdenum, dengan magnesium dan unsur tanah jarang sebagai produk sampingan. Proyek ini menggunakan sekitar 35.000 m³ air asin yang mengandung sekitar 900 ppm magnesium setiap hari, dan sedang mempelajari teknologi inovatif untuk mengekstraksi magnesium dari air asin tersebut, sambil juga mengevaluasi potensi untuk memperoleh kembali magnesium dari badan bijih dan air asin. Proyek ini telah memperoleh lisensi penambangan untuk magnesium, dan pengujian metalurgi diperkirakan akan berlanjut hingga Maret 2028.
![[SMM Analysis] Kontrak Jangka Panjang Gagal Membalikkan Fundamental yang Lemah; Harga Mangan Sulfat Tetap Lemah](https://imgqn.smm.cn/usercenter/wUnEn20251217171722.jpeg)

![[Analisis SMM] Ekspor Magnesium Mei Turun 4% MoM, Pasar Kuartal II Tertekan di Tengah Risiko Geopolitik](https://imgqn.smm.cn/usercenter/tjmLW20251217171722.jpeg)