Harga berjangka bijih besi melemah pada perdagangan awal hari ini sebelum berangsur pulih. Kontrak DCE I2701 yang paling aktif ditutup pada 738,5 yuan/mt, turun 0,27% dari hari perdagangan sebelumnya. Harga spot di Pelabuhan Qingdao turun rata-rata sekitar 8 yuan/mt. Antusiasme pedagang dalam memberikan penawaran sedang, minat beli pabrik baja rendah, dan transaksi spot secara keseluruhan lesu.
Menurut survei pabrik baja terbaru SMM, tingkat operasi tanur tiup adalah 89,08%, turun 0,48 poin persentase WoW. Produksi pig iron harian rata-rata adalah 2,4028 juta mt, turun 5.200 mt WoW. Pabrik baja yang sebelumnya merugi mulai melakukan pemeliharaan tanur tiup, yang secara fundamental menekan harga bijih. Dari sisi berita, kemajuan dalam negosiasi kontrak jangka panjang memicu ekspektasi pasar akan harga bijih besi impor yang lebih rendah. Sentimen ini merembet ke pasar spot, di mana pabrik baja umumnya menunjukkan minat beli yang rendah terhadap bijih besi pada harga yang relatif tinggi saat ini. Secara keseluruhan, permintaan pembelian semakin melemah, membuat harga bijih tetap berada di bawah tekanan berkelanjutan. Singkatnya, harga bijih besi jangka pendek mungkin akan terkonsolidasi dengan nada lemah. [SMM Steel]![[Ringkasan Bijih Besi Domestik] Harga di wilayah Liaodong kemungkinan akan stabil](https://imgqn.smm.cn/usercenter/exdqc20251217171717.jpg)

![[SMM Analysis] El Niño-Kelangkaan Air di Indonesia: Gangguan Batu Bara Kokas & Dampaknya terhadap Harga Baja Indonesia](https://imgqn.smm.cn/usercenter/rBCZR20251217171716.jpg)
