Menurut media industri luar negeri pada 7 September, mengutip data resmi DRC, pembeli kobalt artisanal milik negara Entreprise Générale du Cobalt (EGC) mengekspor 3.531 ton kobalt terkandung, setara dengan sekitar 9.948 ton kobalt hidroksida, pada paruh pertama 2026, menjadikannya eksportir kobalt hidroksida terbesar kelima di negara tersebut. Total ekspor kobalt terkandung dari 21 operator pertambangan DRC mencapai sekitar 41.140 ton selama periode tersebut.
EGC juga memproses sekitar 2.820 ton kobalt artisanal yang dapat dilacak pada semester pertama, menunjukkan bahwa penambangan artisanal yang diformalkan berkembang menjadi sumber pasokan komersial yang lebih stabil. Perusahaan yang dimiliki oleh Gécamines ini bertanggung jawab untuk memformalkan pembelian dan pemasaran kobalt artisanal.
Seiring DRC terus menerapkan kuota ekspor dan memperkuat regulasi penambangan artisanal, peran EGC dalam rantai pasokan kobalt negara tersebut semakin meluas. Pihak berwenang juga mendorong zona penambangan artisanal yang ditetapkan, pengawasan koperasi, asuransi, dan sertifikasi pihak ketiga untuk meningkatkan keterlacakan, keamanan, dan penerimaan internasional terhadap kobalt artisanal.

![[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Kanada untuk Juli](https://imgqn.smm.cn/usercenter/KtfdC20251217171713.jpeg)

