MOSKOW, 14 Agustus (Interfax) - Ekspor listrik Rusia ke Kazakhstan naik 20,3% year-on-year pada semester pertama 2026 menjadi 1,68 miliar kWh, demikian disampaikan Inter RAO dalam presentasi untuk investor.
Kazakhstan menyumbang 53% dari total ekspor perusahaan.
Mongolia menjadi tujuan ekspor utama lainnya dengan 0,45 miliar kWh, turun 6% year-on-year, atau 14% dari total ekspor.
Kazakhstan juga menyediakan sebagian besar impor listrik Rusia sebesar 1,13 miliar kWh, turun 4,7% dan 94% dari total impor.
Total ekspor listrik Rusia naik 4% year-on-year menjadi 3,2 miliar kWh pada semester pertama 2026. Impor listrik turun 5,3% menjadi 1,21 miliar kWh, demikian sebelumnya disampaikan Inter RAO.
Inter RAO secara ketat memantau rencana Kazakhstan untuk menghentikan impor listrik dari Rusia mulai tahun 2027, kata anggota dewan manajemen Inter RAO, Alexandra Panina, pada bulan Mei. Untuk saat ini, Inter RAO merencanakan pasokan ke Kazakhstan pada tahun 2026 sebesar tahun sebelumnya, kata Panina.
Inter RAO adalah operator tunggal ekspor dan impor listrik di Rusia.
Pemegang saham utama Inter RAO per akhir Maret 2024 adalah Rosneftegaz sebesar 27,63%, sementara Inter RAO Capital sebesar 29,56%. Pada akhir tahun 2021, sebanyak 8,57% saham dimiliki oleh PJSC Federal Grid Company - Rosseti (sebelumnya FGC UES, kini bergabung dengan PJSC Rosseti), dan 34,24% dalam free float.



