SMM melaporkan pada 13 Agustus bahwa futures SS secara keseluruhan melemah dan terkoreksi, terseret oleh pelemahan luas di logam non-besi, dengan SS ikut melemah. Pada penutupan, kontrak SS paling aktif ditutup di 14.385 yuan/ton. Di pasar spot, penawaran baja nirkarat 304 turun dan terkoreksi, terseret oleh koreksi futures SS dan harga acuan yang lebih rendah dari pabrik baja nirkarat utama. Namun, koreksi harga memicu sentimen pasar yang pesimistis; pembelian di hilir berhati-hati, dan permintaan serta transaksi sepanjang hari sepi.
Kontrak Futures SS Paling Aktif. Pada pukul 10.15 pagi, SS2610 diperdagangkan di 14.395 yuan/ton, turun 160 yuan/ton dari hari perdagangan sebelumnya. Premi spot Wuxi 304/2B berada di kisaran 475-675 yuan/ton. Di pasar spot, harga rata-rata koil canai dingin 201/2B di Wuxi tidak berubah; untuk koil canai dingin raw-edge 304/2B, harga rata-rata di Wuxi turun 125 yuan/ton dan di Foshan turun 175 yuan/ton; harga koil canai dingin 316L/2B di Wuxi datar; untuk koil canai panas 316L/NO.1, penawaran di Wuxi datar; koil canai dingin 430/2B di Wuxi maupun Foshan tidak berubah.
Pekan ini, futures SS diganggu oleh berita industri dan aliran dana, menunjukkan pola fluktuasi liar secara keseluruhan, dengan tarik-menarik sengit antara posisi long dan short. Sepanjang pekan, berita tentang kuota tambahan bijih nikel RKAB Indonesia berulang kali mengganggu ekspektasi pasar; ditambah dengan aliran dana yang berubah di futures, futures SS naik terlebih dahulu kemudian turun. Pada pertengahan pekan, futures SS sempat menguji level 15.100 yuan/ton, tetapi ketika ekspektasi terhadap kuota tambahan bijih nikel memanas, keyakinan bull memudar dan futures kembali turun ke tren sepi. Secara keseluruhan volatilitasnya besar, dan sentimen perdagangan pasar berubah berulang kali. Pasar spot menunjukkan pola keterkaitan futures-spot yang lemah serta pasokan-permintaan yang pada dasarnya seimbang. Harga secara umum bergerak mendatar, dengan sedikit ruang untuk naik maupun turun. Pasar masih berada pada masa sepi konsumsi tradisional; ditambah cuaca musim panas yang terik terus menekan aktivitas pengolahan dan konstruksi di hilir, permintaan kaku pengguna akhir lesu, dan keyakinan pasar secara keseluruhan belum memadai. Selama pekan ini, hanya ketika futures menguat transaksi spot sempat pulih sementara. Setelah futures terkoreksi, minat beli hilir mendingin cepat, transaksi melemah lagi, dan sentimen tunggu dan lihat yang hati-hati di kalangan pengguna akhir semakin menguat. Namun, harga spot tidak mengikuti futures turun tajam, dan faktor pendukung inti cukup kuat: pertama, harga NPI sebagai bahan baku berbasis nikel tetap kokoh, memberikan dukungan yang relatif kuat terhadap biaya produksi baja nirkarat; kedua, pabrik baja utama menunjukkan keinginan kuat untuk menahan harga tetap stabil, sehingga menstabilkan titik tengah harga spot dari sisi pabrik; ketiga, persediaan sosial baja nirkarat berada di kisaran yang relatif wajar, dengan tekanan pengurangan stok yang terbatas, sehingga pasokan dan permintaan pada dasarnya seimbang. Secara keseluruhan, pasar baja nirkarat pekan ini menunjukkan pola divergen, dengan futures terkonsolidasi dalam nada lemah sementara harga spot bertahan stabil dan menahan penurunan. Dalam jangka pendek, permintaan musim sepi yang lemah dan pembelian pengguna akhir yang lesu menjadi faktor bearish inti yang membatasi kenaikan harga. Ditambah produksi baja nirkarat yang lebih tinggi pada Agustus, tekanan pengurangan stok pada pasokan pasar berangsur meningkat, dan momentum kenaikan harga belum memadai. Namun, dalam jangka menengah dan panjang, ekspektasi terhadap musim puncak yang akan datang berangsur memanas, ditambah dukungan biaya yang kuat dan tekanan persediaan yang rendah, ekspektasi pasar secara keseluruhan positif, dan ruang penurunan harga juga terbatas. Selanjutnya, pasar kemungkinan besar bergerak mendatar, dengan fokus memantau perkembangan implementasi kuota bijih nikel Indonesia, laju fluktuasi futures SS, pemulihan permintaan kaku hilir selama musim sepi, serta dinamika produksi pabrik baja.
![[Kilas | Imacec Juli Chili Turun 1,5% YoY, Penurunan Bulanan Terdalam Sejak 2022 karena Pertambangan Anjlok 9,3%]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/yunIW20251217171723.jpeg)

![[Kilas | Indeks Produksi Pertambangan Chili Turun 7,2% YoY pada Juli; Pertambangan Logam Turun 10,7%]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/bFzkj20251217171724.jpg)
