Berdasarkan SMM pada 10 Agustus, harga berjangka SS sedikit terkoreksi. Sesi malam pada hari Jumat melihat SS sedikit melemah, tetapi setelah pembukaan pada hari Senin, sebagian besar bergerak stabil. Pada penutupan, kontrak SS yang paling banyak diperdagangkan ditutup di 14.615 yuan/mt. Di pasar spot, kisaran fluktuasi harga berjangka SS terbatas, dan kuotasi spot para pedagang sebagian besar stabil. Namun, karena pasar masih dalam musim sepi permintaan dan terdampak oleh cuaca topan, transaksi tetap lesu.
Kontrak berjangka SS yang paling banyak diperdagangkan. Pukul 10:15 pagi, SS2610 diperdagangkan pada 14.655 yuan/mt, naik 85 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Premi spot untuk 304/2B di area Wuxi berada dalam kisaran 315-665 yuan/mt. Di pasar spot, harga rata-rata koil canai dingin 201/2B di Wuxi stabil; untuk koil canai dingin 304/2B raw edge, harga rata-rata di Wuxi tetap, dan harga rata-rata di Foshan tetap; harga koil canai dingin 316L/2B di Wuxi tetap; untuk koil canai panas 316L/NO.1, kuotasi di Wuxi tetap; dan koil canai dingin 430/2B di Wuxi dan Foshan tetap.
Minggu ini, harga berjangka baja tahan karat terganggu oleh berita industri maupun aliran modal, menunjukkan pola konsolidasi secara keseluruhan dengan ayunan liar dan pertarungan sengit antara pihak long dan short. Selama minggu berjalan, berita tentang kuota tambahan bijih nikel RKAB Indonesia berulang kali mengganggu ekspektasi pasar, ditambah dengan pergeseran aliran modal di bursa berjangka, harga berjangka SS naik terlebih dahulu lalu turun. Pada pertengahan minggu, harga sempat mendekati level 15.100 yuan/mt, tetapi seiring dengan memanasnya ekspektasi pertumbuhan kuota bijih nikel, kepercayaan di antara pihak long memudar, dan harga berjangka kembali lesu. Secara keseluruhan, rentang fluktuasi relatif besar, dan sentimen perdagangan pasar berganti-ganti. Pasar spot menunjukkan pola keterkaitan harga berjangka-spot yang cenderung lemah dan dinamika penawaran-permintaan yang pada dasarnya seimbang, dengan harga bergerak sideways secara keseluruhan dan menghadapi kesulitan untuk naik maupun turun. Pasar tetap berada dalam musim sepi konsumsi tradisional, dan suhu musim panas yang terus-menerus tinggi menekan laju pengolahan hilir dan konstruksi, mengakibatkan pelepasan permintaan kaku pengguna akhir yang lesu serta kepercayaan pasar yang lemah secara keseluruhan. Selama sepekan, hanya ketika futures menguat transaksi spot mengalami pemulihan sesaat; begitu futures terkoreksi, minat beli hilir kembali meredup, transaksi pabrik melemah, dan sentimen wait-and-see di kalangan pengguna akhir semakin mengental. Meski demikian, harga spot tidak mengikuti penurunan tajam futures, ditopang oleh sejumlah faktor inti: pertama, harga NPI sebagai bahan baku berbasis nikel tetap solid, memberikan dukungan kuat pada biaya produksi baja tahan karat; kedua, pabrik baja besar menunjukkan keinginan kuat menahan harga, menstabilkan pusat harga spot dari level pabrik; ketiga, stok sosial baja tahan karat saat ini berada dalam rentang yang cukup wajar, tekanan pengurangan stok relatif kecil, serta pasokan dan permintaan hampir seimbang. Secara keseluruhan, pasar baja tahan karat minggu ini menunjukkan pola divergen dengan futures berkonsolidasi dalam nada lesu, sementara harga spot tetap stabil dan menolak turun. Dalam jangka pendek, permintaan musim sepi yang lemah dan pembelian pengguna akhir yang lesu menjadi faktor bearish inti yang membatasi kenaikan harga. Ditambah peningkatan produksi baja tahan karat pada Agustus, tekanan untuk mengurangi stok di pasar semakin besar, sehingga momentum kenaikan harga tidak memadai. Namun, dalam jangka menengah-panjang, ekspektasi musim puncak yang akan datang mulai memanas, ditopang biaya yang kuat dan tekanan stok yang rendah, prospek pasar secara umum positif, dan ruang penurunan harga juga terbatas. Pasar kemungkinan besar akan bergerak sideways, dengan fokus memantau perkembangan implementasi kuota bijih nikel Indonesia, irama fluktuasi futures SS, pemulihan permintaan riil hilir di musim sepi, serta dinamika produksi pabrik baja.
![[Kilas | Imacec Juli Chili Turun 1,5% YoY, Penurunan Bulanan Terdalam Sejak 2022 karena Pertambangan Anjlok 9,3%]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/yunIW20251217171723.jpeg)

![[Kilas | Indeks Produksi Pertambangan Chili Turun 7,2% YoY pada Juli; Pertambangan Logam Turun 10,7%]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/bFzkj20251217171724.jpg)
