【SMM Ekspres】

Telah Terbit: Jul 16, 2026 09:29

Perusahaan hidrogen hijau asal Inggris, Protium, telah resmi meresmikan fasilitas produksi hidrogen elektrolitik keduanya, Pioneer 2, di Port Talbot, Wales.

Dengan kapasitas terpasang 2,5 MW dan dilengkapi sistem elektroliser PEM Nel, pabrik ini dapat menghasilkan hingga 1 ton hidrogen hijau per hari pada output penuh, 25 kali lipat kapasitas proyek Pioneer 1 perusahaan yang berkapasitas 0,1 MW.

Pembangunan fasilitas dimulai pada November 2025. Fasilitas ini menghasilkan hidrogen pertama pada Mei 2026 dan resmi dioperasikan pada 30 Juni. Mengadopsi desain modular dalam kontainer, pabrik ini menghasilkan hidrogen dengan kemurnian lebih dari 99,99%, yang akan dipasok melalui trailer tabung ke pelanggan akhir di sektor transportasi, industri, dan listrik off-grid.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga Iridium Didukung Pasokan Ketat dan Meningkatnya Permintaan Energi Bersih
2 jam yang lalu
Harga Iridium Didukung Pasokan Ketat dan Meningkatnya Permintaan Energi Bersih
Baca Selengkapnya
Harga Iridium Didukung Pasokan Ketat dan Meningkatnya Permintaan Energi Bersih
Harga Iridium Didukung Pasokan Ketat dan Meningkatnya Permintaan Energi Bersih
Harga iridium saat ini ditopang oleh pasokan yang ketat secara struktural dan meningkatnya permintaan dari sektor energi bersih, meskipun ada upaya berkelanjutan untuk mengurangi intensitas material melalui daur ulang dan optimalisasi katalis. Harga logam ini terus dipengaruhi oleh produksi primer yang terbatas, yang secara umum stabil sekitar 7 ton per tahun dalam beberapa tahun terakhir karena iridium dihasilkan semata-mata sebagai produk sampingan dari penambangan platina dan paladium. Pasokan tetap sangat terkonsentrasi, dengan Afrika Selatan menyumbang lebih dari 80% produksi iridium olahan global, membuat pasar rentan terhadap gangguan produksi dan risiko geopolitik. Sementara itu, permintaan terus menguat, didorong oleh perluasan penggunaan elektroliser membran penukar proton (PEM) untuk produksi hidrogen hijau, serta pertumbuhan penggunaan dalam katalis elektrokimia canggih, elektronik, dan aplikasi industri khusus. Untuk mengatasi kendala pasokan yang terus-menerus, produsen dan pengolah mempercepat investasi dalam daur ulang dan pemulihan siklus tertutup. Pasokan sekunder telah menjadi sumber iridium yang semakin penting, membantu meningkatkan ketahanan pasar sekaligus mengurangi ketergantungan pada penambangan primer. Meskipun penelitian penghematan katalis dan substitusi terus berlanjut, alternatif yang layak secara komersial masih terbatas, sehingga mendukung prospek harga iridium jangka menengah yang kuat.
2 jam yang lalu
Harga platinum bertahan dengan baik sepanjang hari, dan premi pasar spot menjaga transaksi tetap normal [SMM Daily Review]
2 jam yang lalu
Harga platinum bertahan dengan baik sepanjang hari, dan premi pasar spot menjaga transaksi tetap normal [SMM Daily Review]
Baca Selengkapnya
Harga platinum bertahan dengan baik sepanjang hari, dan premi pasar spot menjaga transaksi tetap normal [SMM Daily Review]
Harga platinum bertahan dengan baik sepanjang hari, dan premi pasar spot menjaga transaksi tetap normal [SMM Daily Review]
2 jam yang lalu
IBA Mengambil Alih Patokan Harga Platinum dan Paladium LBMA, Menggantikan LME pada 1 Juli 2026
2 jam yang lalu
IBA Mengambil Alih Patokan Harga Platinum dan Paladium LBMA, Menggantikan LME pada 1 Juli 2026
Baca Selengkapnya
IBA Mengambil Alih Patokan Harga Platinum dan Paladium LBMA, Menggantikan LME pada 1 Juli 2026
IBA Mengambil Alih Patokan Harga Platinum dan Paladium LBMA, Menggantikan LME pada 1 Juli 2026
ICE Benchmark Administration (IBA) secara resmi mengambil alih administrasi acuan Harga Platinum dan Paladium LBMA pada 1 Juli 2026, menggantikan London Metal Exchange (LME), yang mengakhiri perannya pada 30 Juni. Acuan Harga Platinum dan Paladium LBMA berfungsi sebagai harga referensi global untuk platinum dan paladium tanpa alokasi yang diserahkan di London serta digunakan secara luas untuk penetapan harga, valuasi, produk keuangan, dan transaksi komersial. Mulai 1 Juli, pelaku pasar yang memerlukan akses ke data acuan waktu nyata atau historis wajib memperoleh lisensi langsung dari IBA, termasuk perusahaan yang sebelumnya memiliki lisensi melalui LME. Di bawah kerangka kerja baru, anggota LBMA dan Pasar Platinum dan Paladium London (LPPM) yang memenuhi syarat dengan lisensi IBA yang sah dapat mengakses data acuan logam golongan platinum (PGM) historis melalui Portal Anggota LBMA. Harga acuan harian tertunda akan terus dipublikasikan di situs web LBMA dan LPPM. Transisi ini diharapkan dapat menjamin kelangsungan administrasi acuan sekaligus memperkuat tata kelola dan lisensi data untuk pasar platinum dan paladium global.
2 jam yang lalu