【SMM Nickel Flash News】 Indonesia akan Meluncurkan Formula HPM Nikel Baru pada 15 April: CF untuk Bijih 1,6% Melonjak hingga 30%

Telah Terbit: Apr 13, 2026 14:56

Efektif 15 April 2026, ESDM Indonesia akan menerapkan formula HPM Bijih Nikel yang direvisi. Faktor Koreksi (FK) untuk bijih kadar 1,6% naik menjadi 30%, menurun 1% untuk setiap penurunan 0,1% kadar nikel. Produk sampingan kini dinilai secara eksplisit: Kobalt dan Besi memiliki FK 30%, sementara Kromium 10%. Yang terpenting, kobalt hanya akan diperhitungkan dalam penetapan harga jika kandungannya >= 0,05%, dan kandungan besi harus <= 35% untuk dimasukkan dalam perhitungan.

HPM Bijih Nikel = 【(HMA Nikel * %Ni * FK Bijih Nikel) + (HMA Kobalt * %Co * FK Kobalt) + (HMA Bijih Besi * %Fe * FK Besi) + (HMA Bijih Krom * %Cr * FK Krom)】*(1-MC)

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Analysis] CBAM Costs Are Taking Effect, Verification Capacity Lags: What Stainless Steel Exporters Need to Know
23 menit yang lalu
[SMM Analysis] CBAM Costs Are Taking Effect, Verification Capacity Lags: What Stainless Steel Exporters Need to Know
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] CBAM Costs Are Taking Effect, Verification Capacity Lags: What Stainless Steel Exporters Need to Know
[SMM Analysis] CBAM Costs Are Taking Effect, Verification Capacity Lags: What Stainless Steel Exporters Need to Know
Rising compliance costs, a verification bottleneck, and tightening EU import quotas combine to reshape the competitive landscape for Asian stainless steel suppliers in Europe from 2026 onward. The EU CBAM entered its definitive implementation phase on January 1, 2026 — transitioning from a reporting exercise into a mechanism with real trade cost implications.
23 menit yang lalu
[Berita Kilat Nikel SMM] Harga Nikel LME Menguat pada Bulan Juli karena Sentimen Makro yang Membaik dan Persediaan yang Lebih Rendah
3 jam yang lalu
[Berita Kilat Nikel SMM] Harga Nikel LME Menguat pada Bulan Juli karena Sentimen Makro yang Membaik dan Persediaan yang Lebih Rendah
Baca Selengkapnya
[Berita Kilat Nikel SMM] Harga Nikel LME Menguat pada Bulan Juli karena Sentimen Makro yang Membaik dan Persediaan yang Lebih Rendah
[Berita Kilat Nikel SMM] Harga Nikel LME Menguat pada Bulan Juli karena Sentimen Makro yang Membaik dan Persediaan yang Lebih Rendah
Harga nikel LME menguat pada Juli, naik dari US$16.175/ton pada 1 Juli ke puncak bulanan US$17.205/ton pada 24 Juli, lalu terkoreksi ke US$16.860/ton pada 28 Juli. Meski melemah di akhir bulan, harga tetap sekitar 4,2% lebih tinggi dibanding awal Juli. Kenaikan ini terutama didorong oleh membaiknya sentimen makroekonomi, seiring melemahnya ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve, yang mendongkrak aset berisiko dan menekan dolar AS. Selain itu, gangguan pengapalan di Selat Hormuz memicu kekhawatiran risiko pasokan sulfur Timur Tengah, sementara ekspektasi pasokan bijih nikel Indonesia yang lebih ketat turut menopang pasar. Sementara itu, persediaan nikel LME terus menurun hampir sepanjang Juli, dari 274.230 ton pada 1 Juli menjadi 267.522 ton pada 28 Juli, penurunan bersih 6.708 ton. Walaupun stok sedikit pulih menjelang akhir bulan, levelnya tetap di bawah awal Juli, memperkuat sentimen pasar yang lebih mendukung.
3 jam yang lalu
[SMM Flash] Rusia Mencabut Larangan Transit Kereta Api untuk Ekspor Sulfur Kazakhstan
5 jam yang lalu
[SMM Flash] Rusia Mencabut Larangan Transit Kereta Api untuk Ekspor Sulfur Kazakhstan
Baca Selengkapnya
[SMM Flash] Rusia Mencabut Larangan Transit Kereta Api untuk Ekspor Sulfur Kazakhstan
[SMM Flash] Rusia Mencabut Larangan Transit Kereta Api untuk Ekspor Sulfur Kazakhstan
Rusia secara resmi mencabut larangan pengangkutan kereta api terhadap sulfur asal Kazakhstan yang transit melalui wilayah Rusia untuk diekspor. Badan Federal Transportasi Kereta Api (Roszheldor) memberlakukan larangan tersebut pada 24 Mei 2026, menangguhkan pengiriman sulfur Kazakhstan ke pelabuhan laut dan pos pemeriksaan perkeretaapian Rusia. Pembatasan ini memaksa eksportir mengalihkan jalur pengiriman melalui koridor alternatif, dengan biaya logistik untuk sulfur dari Tengiz dan Kashagan meningkat kira-kira dua kali lipat melalui pelabuhan Batumi, menurut sumber. Perintah pencabutan ditandatangani pada 24 Juli 2026, menyusul instruksi dari Wakil Perdana Menteri Pertama Denis Manturov. Russian Railways (RZD) telah memberitahu anak perusahaannya untuk kembali menerima gerbong kereta pengangkut sulfur Kazakhstan, dengan pengiriman diarahkan ke stasiun pelabuhan di jalur kereta Oktyabrskaya, Severnaya, Kaliningradskaya, Severo-Kavkazskaya, Privolzhskaya, dan Dalnevostochnaya. Kazakhstan merupakan produsen dan pengekspor utama sulfur, dengan ekspor tahunan melebihi 4 juta ton, yang sebagian besar secara tradisional dikirim melalui pelabuhan Rusia. Pencabutan larangan ini diharapkan dapat memulihkan jalur ekspor normal bagi sulfur Kazakhstan.
5 jam yang lalu
Efektif 15 April 2026, ESDM Indonesia akan menerapkan formula HPM Biji - Shanghai Metals Market (SMM)