Selama liburan Tahun Baru Imlek, pasar baja tahan karat domestik memasuki fase penghentian musiman, dengan SHFE juga menghentikan perdagangan dan transaksi spot terhenti, sehingga tidak ada fluktuasi harga yang signifikan. Secara keseluruhan, sebelum liburan, pasar menunjukkan pola penguatan berjangka, transaksi spot stagnan, penawaran dan permintaan lemah, serta penumpukan inventaris yang signifikan. Setelah liburan, pasar diperkirakan akan mulai kembali secara bertahap, dengan tren keseluruhan kemungkinan berfluktuasi naik, meskipun momentum kenaikan mungkin terbatas.
Sebelum liburan, berjangka nikel dan baja tahan karat SHFE menguat karena kabar tentang pengetatan kuota bijih nikel di Indonesia, tetapi kemudian sedikit menarik kembali karena pengambilan keuntungan oleh dana. Di sisi penawaran, beberapa pabrik baja tahan karat berkonsentrasi pada pemeliharaan peralatan tahunan, menyebabkan penurunan jadwal produksi yang signifikan. Di sisi permintaan, pengguna akhir hilir juga memasuki masa liburan, menghentikan pembelian dan menciptakan dinamika penawaran dan permintaan yang lemah. Kenaikan kecil harga bahan baku memberikan sedikit dukungan biaya, tetapi pabrik baja tidak mengalami kerugian signifikan. Ditambah dengan penghentian pengguna dan pedagang hilir akibat liburan, inventaris sosial mengalami penumpukan yang nyata, membatasi kenaikan harga.
Setelah liburan, pasar spot secara bertahap mulai kembali, meskipun beberapa pedagang masih libur di minggu pertama. Transaksi pasar diperkirakan akan meningkat secara bertahap, dengan harga spot kemungkinan bertahan dengan baik dalam jangka pendek. Dalam jangka menengah hingga panjang, seiring operasi hilir kembali dengan kecepatan stabil, pemulihan diantisipasi. Faktor pendukung di pasar berjangka tetap ada. Dalam konteks kelemahan pasar, pengguna akhir hilir berhati-hati dalam penimbunan pra-liburan dan diperkirakan akan memasuki fase pengisian ulang stok setelah liburan. Selain itu, dengan mendekatnya musim konsumsi puncak tradisional "Maret Emas, April Perak," permintaan kemungkinan pulih terlebih dahulu, diikuti oleh penawaran, berpotensi menyebabkan kenaikan lebih lanjut harga baja tahan karat.
![[Kilas | Imacec Juli Chili Turun 1,5% YoY, Penurunan Bulanan Terdalam Sejak 2022 karena Pertambangan Anjlok 9,3%]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/yunIW20251217171723.jpeg)

![[Kilas | Indeks Produksi Pertambangan Chili Turun 7,2% YoY pada Juli; Pertambangan Logam Turun 10,7%]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/bFzkj20251217171724.jpg)
