Pada 23 Juni 2025, Kementerian Perdagangan Turki mengeluarkan Pengumuman No. 2025/12, yang membuat putusan akhir yang positif dalam tinjauan kedua atas masa berlaku pungutan bea antidumping terhadap pipa las baja tahan karat yang berasal dari daratan Tiongkok dan Taiwan, Tiongkok (bahasa Turki: Paslanmaz çelikten olanlar). Kementerian tersebut memutuskan untuk mempertahankan bea antidumping yang ditetapkan dalam Pengumuman No. 2019/3 pada 31 Desember 2018, dan terus menerapkan bea antidumping terhadap produk yang bersangkutan berdasarkan harga Cost, Insurance, and Freight (CIF). Khususnya, tingkat bea untuk Foshan Vinmay Stainless Steel Co., Ltd. dari daratan Tiongkok adalah 13,82%, sedangkan untuk Foshan Nanhai Qiuxun Stainless Steel Product Co., Ltd. dan perusahaan-perusahaan lain dari daratan Tiongkok adalah 20,50%. Untuk perusahaan-perusahaan dari Taiwan, Tiongkok, tingkat bea untuk YC Inox Co., Ltd. dan Froch Enterprise Co., Ltd. adalah 7,98%, dan untuk perusahaan-perusahaan lain dari Taiwan, Tiongkok adalah 11,50%. Langkah-langkah tersebut mulai berlaku pada tanggal pengumuman dan berlaku selama lima tahun. Nomor pajak Turki untuk produk yang bersangkutan adalah 7306.40.20.90.00, 7306.40.80.90.00, dan 7306.61.10.00.00.
Pada 19 April 2012, Turki memulai penyelidikan antidumping terhadap pipa las baja tahan karat yang berasal dari daratan Tiongkok dan Taiwan, Tiongkok. Pada 15 Maret 2013, Turki mulai menerapkan bea antidumping terhadap produk yang bersangkutan berdasarkan harga CIF, dengan tingkat bea untuk daratan Tiongkok adalah 13,82% dan 25,27% (lihat Pengumuman No. 2013/4 dari mantan Kementerian Ekonomi). Pada 2 Maret 2018, Turki memulai penyelidikan tinjauan pertama atas masa berlaku pungutan bea antidumping dalam kasus ini. Pada 31 Desember 2018, Turki membuat putusan akhir yang positif dalam tinjauan pertama atas masa berlaku pungutan bea antidumping dalam kasus ini (lihat Pengumuman No. 2019/3), dan terus menerapkan bea antidumping terhadap produk yang bersangkutan, dengan tingkat bea untuk daratan Tiongkok adalah 13,82% dan 20,50%. Pada 24 Desember 2023, Turki memulai penyelidikan tinjauan kedua atas masa berlaku pungutan bea antidumping dalam kasus ini.
(Disusun dari: Lembaran Resmi Turki)
Teks asli: https://www.resmigazete.gov.tr/eskiler/2025/06/20250623-3.htm
![[Kilas | Imacec Juli Chili Turun 1,5% YoY, Penurunan Bulanan Terdalam Sejak 2022 karena Pertambangan Anjlok 9,3%]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/yunIW20251217171723.jpeg)

![[Kilas | Indeks Produksi Pertambangan Chili Turun 7,2% YoY pada Juli; Pertambangan Logam Turun 10,7%]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/bFzkj20251217171724.jpg)
