SMM Morning Comment For Nickel Market On November 13

Telah Terbit: Nov 13, 2023 09:55
Sumber: SMM
On the macro front, rising initial jobless claims in the US suggested a slowing labour market, leading the Federal Reserve to hasten monetary easing.

SHANGHAI, November 13(SMM) –On the macro front, rising initial jobless claims in the US suggested a slowing labour market, leading the Federal Reserve to hasten monetary easing. Among the recent hawkish speeches by Fed officials, Fed Chair Powell's remarks emphasised a commitment to stringent monetary policy which yet reached its target, indicating potential further tightening. Following his speech, the dollar index shifted, with US bond yields climbing. Amid these macroeconomic tensions, nickel prices fell, reversing gains from the past two days, reflecting the current market's delicate state. The significant fall in SHFE nickel ended the inverse price spread between nickel sulphate and nickel briquettes, achieving theoretical profits for converting nickel briquettes into nickel sulphate in early November. However, limited downstream demand for nickel sulphate and a rebound in SHFE nickel from oversold conditions could further reduce prices, potentially leading to a negative profit margin from nickel briquettes to nickel sulphate. Domestic refined nickel stock has been rising since September, with inventories up 9.26% week-on-week to 14,398 mt as of 10th November, according to SMM. This increase added pressure on domestic refined nickel inventory. Additionally, SMM reported that despite falling nickel prices, domestic refined nickel production in October remained unaffected, with some smelters ramping up to full capacity. Thus, the supply of refined nickel remained robust. On the demand side, weakening downstream demand has led some major steel mills to plan reductions or halts in 300-series stainless steel production, diminishing the demand for refined nickel. Meanwhile, in the alloy sector, which was currently in its off-peak season, domestic orders are weak, though stable military orders were supporting refined nickel consumption. In conclusion, both macroeconomic and fundamental factors are pressuring nickel prices. The sharp price fall, dipping below the production costs of some companies, has influenced prices and profitability across nickel-based products. Consequently, nickel prices are expected to experience fluctuations this week with limited scope for further decline.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Ringkasan Rapat Pagi Nikel] Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed AS pada September naik menjadi 66,9%, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan melemah pada perdagangan awal
1 jam yang lalu
[SMM Ringkasan Rapat Pagi Nikel] Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed AS pada September naik menjadi 66,9%, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan melemah pada perdagangan awal
Baca Selengkapnya
[SMM Ringkasan Rapat Pagi Nikel] Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed AS pada September naik menjadi 66,9%, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan melemah pada perdagangan awal
[SMM Ringkasan Rapat Pagi Nikel] Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed AS pada September naik menjadi 66,9%, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan melemah pada perdagangan awal
[9.3 Catatan Rapat Pagi] The Fed AS kembali mendapat suara hawkish, dengan probabilitas kenaikan suku bunga September naik menjadi 66,9%. Gubernur Barr mengatakan ia akan mendukung kenaikan suku bunga jika inflasi gagal mereda lebih lanjut. Dikombinasikan dengan sinyal hawkish Warsh sebelumnya, pasar kini fokus pada CPI Agustus yang akan dirilis pada 11 September—data paling kritis sebelum pertemuan FOMC 15-16 September. Barclays kini memperkirakan The Fed AS akan menaikkan suku bunga masing-masing sekali pada September dan Desember. Kontrak nikel SHFE 2610 yang paling banyak diperdagangkan melemah pada perdagangan awal, menutup sesi pagi di 126.690 yuan/mt, turun 0,84%. Meningkatnya probabilitas kenaikan suku bunga Fed September menjadi 66,9%, aksi jual obligasi global, dan dolar AS yang lebih kuat menciptakan berbagai hambatan. Tingginya persediaan nikel dan permintaan yang lemah tetap tidak berubah. Dalam jangka pendek, kontrak nikel SHFE yang paling banyak diperdagangkan diperkirakan akan diperdagangkan dalam kisaran 125.000-131.000 yuan/mt.
1 jam yang lalu
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
17 jam yang lalu
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Baca Selengkapnya
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Peristiwa El Niño 2026 terus menguat, dengan pemantauan iklim internasional menunjukkan bahwa ini bisa menjadi salah satu peristiwa El Niño terkuat yang pernah tercatat. Indonesia sudah mengalami panas dan kondisi kering yang signifikan, dengan El Niño diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan September. Menurut SMM, kekurangan air saat ini di IMIP terutama memengaruhi produksi baja karbon, sementara produksi nikel belum terdampak. Namun, jika cuaca kering dan kekurangan air terus berlanjut, tekanan lebih lanjut pada pasokan air industri dapat meningkatkan risiko pengurangan produksi nikel.
17 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
18 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan nonbesi di SHFE dan DCE pada 2 September 2026
18 jam yang lalu
SMM Morning Comment For Nickel Market On November 13 - Shanghai Metals Market (SMM)