Global Cobalt Demand Jumped Driven By Electric Vehicles

Telah Terbit: May 12, 2023 13:34
On May 10, the UK-based Cobalt Institute released data showing that global cobalt production stood at 198,000 mt in 2022.

On May 10, the UK-based Cobalt Institute released data showing that global cobalt production stood at 198,000 mt in 2022.

In 2022, global cobalt demand increased by 13% to 187,000 mt. The demand from the electric vehicle industry was the strongest, standing at 74,000 mt, and accounting for nearly 40% of total demand.

More popular news:

'Bond King' Jeffrey Gundlach Says Sharp Fed Rate Cuts By Year-End Will Push Up Gold Prices

Copper Shortage Is Irreparable Even after Biggest Mergers and Acquisitions, Here’s Why

Rio Tinto Warns of Risks for Paying High Premiums for Lithium Mines after Plunging Lithium Prices Triggered Acquisition Rush

Goldman Sachs Warns of Serious Risks US Dollar Will Lose Reserve Currency Status on Debt Ceiling Standoff

Goldman Sachs Sees European Gas Prices Tripling, Gives Price Forecast in H2 2023

BofA Sharply Lowers Forecast for Oil Price, Global Oil Consumption in 2023

UBS Raises China GDP Growth Forecast, Sees Earnings from China Stock Market Soaring, RMB Appreciating

Global Aluminium Inventory to Plunge Further amid Supply Headwinds, LME Aluminium Prices to React Fast

Takeaways of Warren Buffett and Berkshire Hathaway’s 2023 Annual Meeting

High Lithium Ore Prices in Australia will Drive Lithium Prices Rebound, Reasons Prevent Output to Grow

Sharp Output Cuts Led to Lithium Ore Shortages, High Import Prices Drove Lithium Salt Producers to Shut Down

US Treasury Bill Rates Soar to Record High on Debt Ceiling Jitters

Russia is Accelerating Technology to Become Top Liquefied Natural Gas Supplier by Tripling Exports By 2030

No Other Country can Replace China's Manufacturing Industry Including India

Global Manufacturing PMI in April Points to Greater Downward Pressure on Global Economy

SMM Daily Comments (May 5): LME Base Metals Rose across the Board, SHFE Nickel Plunged

SMM Daily Comments (May 9): Most LME Base Metals Closed Lower, SHFE Nickel Prices Plunge, Ferrous Metals Mostly Rose

A Bull Gold Market Has Just Begun 

Fitch Ratings Raises Saudi Arabia IDR, Says World Bank Reason and High Dependence on Oil Remain a Weakness for the Country's Rating

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Mingguan Pasar LFP: Biaya Pemrosesan Naik, Pasokan Tetap Ketat di Tengah Permintaan Kuat
1 jam yang lalu
Mingguan Pasar LFP: Biaya Pemrosesan Naik, Pasokan Tetap Ketat di Tengah Permintaan Kuat
Baca Selengkapnya
Mingguan Pasar LFP: Biaya Pemrosesan Naik, Pasokan Tetap Ketat di Tengah Permintaan Kuat
Mingguan Pasar LFP: Biaya Pemrosesan Naik, Pasokan Tetap Ketat di Tengah Permintaan Kuat
1 jam yang lalu
Hyundai Motor Group Sebut AI Pangkas Waktu Henti Lini Produksi hingga 86%
1 jam yang lalu
Hyundai Motor Group Sebut AI Pangkas Waktu Henti Lini Produksi hingga 86%
Baca Selengkapnya
Hyundai Motor Group Sebut AI Pangkas Waktu Henti Lini Produksi hingga 86%
Hyundai Motor Group Sebut AI Pangkas Waktu Henti Lini Produksi hingga 86%
Hyundai Motor Group menggelar Presentasi Kinerja AX (Transformasi AI) di kantor pusatnya di Yangjae, Distrik Seocho, Seoul, pada 12 Agustus, dengan memaparkan hasil penerapan AI dan strategi ke depannya. Grup tersebut menyatakan bahwa pihaknya menerapkan kecerdasan buatan secara menyeluruh di seluruh operasi bisnis, mulai dari riset dan pengembangan hingga produksi, pemeliharaan, dan respons pelanggan. Dengan memanfaatkan AI, Hyundai Motor Group mengurangi waktu analisis data terkait uji tabrak hingga 90% dan memangkas waktu henti lini produksi hingga 86%. Perusahaan ini juga mencatat penghematan biaya tahunan lebih dari KRW 5,2 miliar di lokasi produksi.
1 jam yang lalu
Korea Selatan Akan Mengizinkan Perusahaan Daur Ulang Baterai Sekunder Masuk ke Kawasan Industri Gumi dan Pohang
1 jam yang lalu
Korea Selatan Akan Mengizinkan Perusahaan Daur Ulang Baterai Sekunder Masuk ke Kawasan Industri Gumi dan Pohang
Baca Selengkapnya
Korea Selatan Akan Mengizinkan Perusahaan Daur Ulang Baterai Sekunder Masuk ke Kawasan Industri Gumi dan Pohang
Korea Selatan Akan Mengizinkan Perusahaan Daur Ulang Baterai Sekunder Masuk ke Kawasan Industri Gumi dan Pohang
Pemerintah Korea Selatan mengumumkan putaran pertama “langkah dukungan investasi dan inovasi perusahaan yang berorientasi lapangan” pada 13 Agustus dalam rapat Markas Besar Ekonomi Darurat dan rapat para menteri ekonomi. Usaha daur ulang baterai sekunder sebelumnya diklasifikasikan sebagai industri terkait limbah, sehingga membatasi kemampuan mereka untuk masuk ke kawasan industri nasional. Namun, ke depannya, mereka akan diizinkan memasuki kawasan tersebut dengan dasar yang sama seperti usaha manufaktur.
1 jam yang lalu