Aluminium billet inventories dipped 0.3% on week

Telah Terbit: May 27, 2021 15:51
SMM data showed that stocks of 6063 aluminium billet across the five major consumption areas – Foshan, Wuxi, Huzhou, Changzhou and Nanchang – in China dropped 200 mt from the previous week to 88,300 mt as of May 27. Stocks declined in Wuxi and Changzhou, but built up in other areas.

SHANGHAI, May 27 (SMM) –Shipments of aluminium billet out of warehouses fell 13,700 mt or 20.8% on the week to 52,100 mt last week. 

SMM data showed that stocks of 6063 aluminium billet across the five major consumption areas – Foshan, Wuxi, Huzhou, Changzhou and Nanchang – in China dropped 200 mt from the previous week to 88,300 mt as of May 27. Stocks declined in Wuxi and Changzhou, but built up in other areas. Downstream processors in South China took the mode of “four days on duty, three days off” due to power consumption restrictions, which lowered their demand for raw materials. 

Aluminium billet inventories are likely to rise slightly next week as the state is likely to take measures to regulate and control commodities prices.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Rendahnya Permukaan Air di Indonesia Mengganggu Pengiriman Bauksit, Mengancam Produksi Alumina
12 jam yang lalu
Rendahnya Permukaan Air di Indonesia Mengganggu Pengiriman Bauksit, Mengancam Produksi Alumina
Baca Selengkapnya
Rendahnya Permukaan Air di Indonesia Mengganggu Pengiriman Bauksit, Mengancam Produksi Alumina
Rendahnya Permukaan Air di Indonesia Mengganggu Pengiriman Bauksit, Mengancam Produksi Alumina
[SMM Berita Kilat Aluminium] Menurut sumber, permukaan air di Indonesia rendah dan telah memengaruhi pengiriman beberapa tambang bauksit domestik, yang dapat menyebabkan gangguan pada produksi alumina jika situasi tidak membaik. Hingga saat ini, situasi masih berlanjut dan diperkirakan akan terus berlangsung tanpa batas waktu.
12 jam yang lalu
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
12 jam yang lalu
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
Baca Selengkapnya
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
New Delhi dan Moskow berupaya memperluas kerja sama dari eksplorasi mineral hingga material canggih.
12 jam yang lalu
[SMM Analysis] Dari Ekspor Skrap ke Produk Aluminium Daur Ulang: Bagaimana Aturan Limbah UE Dapat Membentuk Ulang Perdagangan?
14 jam yang lalu
[SMM Analysis] Dari Ekspor Skrap ke Produk Aluminium Daur Ulang: Bagaimana Aturan Limbah UE Dapat Membentuk Ulang Perdagangan?
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Dari Ekspor Skrap ke Produk Aluminium Daur Ulang: Bagaimana Aturan Limbah UE Dapat Membentuk Ulang Perdagangan?
[SMM Analysis] Dari Ekspor Skrap ke Produk Aluminium Daur Ulang: Bagaimana Aturan Limbah UE Dapat Membentuk Ulang Perdagangan?
Kebijakan skrap aluminium Uni Eropa bergeser dari bea ekspor menuju kontrol lingkungan berbasis WSR. Aturan yang lebih ketat dapat menahan lebih banyak skrap di Eropa, tetapi penyerapannya akan bergantung pada kompatibilitas bahan baku, kapasitas pemrosesan, dan permintaan. Perdagangan juga dapat bergeser dari ekspor skrap langsung menuju daur ulang regional serta ekspor ingot remelting, billet daur ulang, dan paduan sekunder, mendorong pembeli Asia untuk menilai kembali sumber dan pemrosesan.
14 jam yang lalu