India dan Rusia sedang menjajaki peluang untuk memperdalam kerja sama di bidang mineral kritis, pengolahan mineral, material canggih, dan proyek pertambangan bersama, seiring upaya kedua negara untuk memperkuat kolaborasi di seluruh rantai nilai mineral, menurut Kementerian Pertambangan.
Keshav Chandra, Sekretaris Kementerian Pertambangan, mengadakan pembicaraan dengan Mikhail Yurin, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, tentang penguatan kerja sama bilateral di sektor tersebut di New Delhi pada 9 September, Selasa.
Pembicaraan ini berlangsung saat India meningkatkan upaya untuk mengamankan pasokan mineral kritis yang andal yang dibutuhkan untuk teknologi energi bersih, kendaraan listrik, elektronik, dan manufaktur canggih. Negara ini juga berupaya mengembangkan kapasitas domestik yang lebih besar untuk pengolahan mineral dan produksi bernilai tambah.
Menurut komunikasi pemerintah, kedua belah pihak membahas peluang yang mencakup rantai nilai mineral, termasuk mineral kritis dan material canggih, serta kerja sama dalam teknologi pengolahan mineral dan potensi proyek pertambangan bersama.
Keterlibatan ini dapat memberikan ruang untuk kolaborasi yang lebih besar antara perusahaan India dan Rusia dalam eksplorasi mineral, ekstraksi, pengolahan, dan aplikasi hilir. Basis sumber daya dan kemampuan teknis Rusia dapat melengkapi permintaan India yang terus tumbuh akan input mineral kritis dan material canggih.
Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan pengumuman proyek spesifik, komitmen investasi, atau jadwal pelaksanaan. Pembicaraan ini menunjukkan niat kedua pemerintah untuk mengidentifikasi jalur kerja sama praktis, bukan merupakan perjanjian yang telah difinalisasi.
Pembicaraan ini berlangsung saat Rusia mengejar strategi jangka panjang untuk memperkuat pengembangan basis sumber daya mineral domestiknya. Pemerintah Rusia telah menyetujui rencana aksi untuk menerapkan strategi pengembangan basis sumber daya mineral negara tersebut hingga 2050, berdasarkan perintah yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Mikhail Mishustin.
Rencana aksi tersebut mencakup lebih dari 50 langkah yang bertujuan untuk merangsang eksplorasi geologi di seluruh Rusia dan landas kontinennya, mengamankan bahan baku mineral strategis yang langka untuk ekonomi domestik, serta menyediakan dukungan ilmiah, teknologi, dan lingkungan untuk pengembangan sumber daya mineral. Rencana ini juga berfokus pada pengembangan keterampilan industri dan pelatihan tenaga ahli.
Di antara langkah-langkah yang diuraikan adalah mekanisme untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi eksplorasi geologi, termasuk untuk usaha kecil dan menengah, serta insentif untuk eksplorasi di wilayah berisiko tinggi dan kompleks secara geologis.
Rusia juga berencana untuk mengidentifikasi persyaratan peralatan teknologi dan perangkat lunak yang digunakan dalam eksplorasi geologi serta membangun basis domestik teknologi industri inovatif dan solusi rekayasa untuk eksplorasi dan pengembangan mineral. Strategi ini membayangkan promosi teknologi tersebut di antara perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam sektor pertambangan negara tersebut dan memperluas kemampuan perangkat lunak domestik yang mencakup tahap-tahap utama eksplorasi geologi.
Bagi India, keterlibatan yang lebih dalam dengan Rusia dapat mendukung upaya untuk mendiversifikasi sumber mineral kritis, memperkuat keamanan rantai pasok, dan memperluas kemampuan pengolahan mineral. Mineral kritis semakin penting untuk kendaraan listrik, energi terbarukan, elektronik, dan manufaktur canggih.
Basis sumber daya mineral Rusia yang substansial dan kemampuan teknologinya dapat melengkapi kebutuhan India yang terus tumbuh akan input mineral dan material bernilai tambah. Kerja sama dalam eksplorasi, penambangan, dan pengolahan juga dapat menciptakan peluang bagi perusahaan India dan Rusia untuk berpartisipasi dalam proyek bersama.
Namun, pertemuan bilateral tersebut tidak mengumumkan proyek pertambangan spesifik, komitmen investasi, atau jadwal pelaksanaan. Pembicaraan ini menunjukkan niat untuk mengidentifikasi peluang kerja sama praktis di seluruh rantai nilai mineral.



