SMM Morning Comments (May 19): Shanghai base metals were mostly higher as global sentiment improved

Telah Terbit: May 19, 2021 10:00
Shanghai base metals were mostly higher on Wednesday morning as global markets attempted to break out from the gloomy sentiment seen at the start of the trading week. Meanwhile, their counterparts on the LME also rose for the most part.

SHANGHAI, May 19 (SMM) — Shanghai base metals were mostly higher on Wednesday morning as global markets attempted to break out from the gloomy sentiment seen at the start of the trading week. Meanwhile, their counterparts on the LME also rose for the most part.

Shanghai base metals mostly advanced in overnight trading. Lead increased 1.34%, tin rose 0.76%, nickel went up 0.2% and zinc strengthened 0.43%, while copper slid 0.42% and aluminium weakened 0.73%.

The LME complex ended mostly higher on Tuesday. Copper added 0.47%, lead rose 0.91%, tin increased 1.25%, zinc went up 0.81% and nickel strengthened 0.39%, while aluminium fell 1.22%.

Copper: Three-month LME copper fell 0.47% to end at $10,416/mt on Tuesday, and is likely to trade between $10,290-10,370/mt today.

The most-active SHFE 2106 copper contract went down 1.06% to close at 75,290 yuan/mt in overnight trading, and it is expected to move between 75,000-75,500 yuan/mt today, while spot premiums will be seen at 160-60 yuan/mt.

The data of housing starts in April in the US was far below the previous value and expectation, which reflected that the market economy was still showing a slow recovery trend and the market sentiment continued to cool down. In addition, oil prices dropped at night, which also dragged down copper futures. The guidance of the Fed meeting dynamics to the market will be monitored today. In terms of spot prices, the contract stabilised and rebounded, while the downstream kept purchasing for rigid demand, which limited the downward adjustment and reunited the rebound momentum. On the contrary, traders are hindered by the obvious narrowing of discount, and the transaction is not as proactive as before. Spot discount space also depends on the rebound strength of the market, and mutual achievements and mutual constraints exist between the contract and spots.

Aluminium: Three-month LME aluminium fell 1.22% to close at $2,466/mt on Tuesday. As the US dollar index continueds to weaken in the near term, it is expected that LME aluminium will try to continue to repair the recent decline today. It is expected to trade between $2,450-2,550/mt today.

The most-liquid SHFE 2107 aluminium contract fell 0.61% to settle at 19,545 yuan/mt on Tuesday night, and is likely to trade between 19,500-19,800 yuan/mt today. It is expected that the contract will keep fluctuating at high today. Although the fundamentals are still dominated by bullish factors such as peak consumption season and peak power curtailment, the enthusiasm of bulls to continue to push up is reduced under the absolute high aluminum prices.

Zinc: Three-month LME zinc rose 0.81% to close at $3,055/mt on Tuesday. Zinc stocks at LME-listed warehouses fell 575 mt to 286,375 mt. The market was worried that Peru and Chile will raise the tax rate of mining enterprises, which may squeeze the supply of zinc. However, the total number of housing starts in the US in April was less than expected, the market sentiment cooled down, and LME zinc slightly adjusted back. The contract is likely to trade between $3,040-3,090/mt today.

The most-liquid SHFE 2107 zinc contract rose 0.41% to end at 23,090 yuan/mt in overnight trading. Yunnan's power curtailment policy affected smelter production. As a result, SMM expects that China's refined zinc output will decrease 6,848 mt in May, and the supply side will support the zinc prices. However, under the high zinc prices, the tepid turnover in the spot market will limit its increase, and it is expected that zinc prices will still fluctuate strongly in the near term. The SHFE zinc contract is expected to move between 22,800-23,300 yuan/mt today, while spot premiums for domestic 0# Shuangyan will be 20-30 yuan/mt.

Lead: Three-month LME lead settled 0.91% higher at $2,226/mt on Tuesday. The development of China-EU investment agreements, the impact of the development of China-EU relations on the market, and whether the contract could continue its long position market and continue to fluctuate strongly will be monitored today.

The most-active SHFE 2106 lead contract went up 1.34% to close at 15,530 yuan/mt on Tuesday night. Whether the trading activity in the spot market changes due to the strengthening of lead futures, and whether the contract could continue to be bullish and stand firm over 15,500 yuan/mt will be monitored today.

Tin: Three-month LME tin closed up 1.25% at $30,000/mt on Tuesday. Supported by the weak trend of the US dollar and the shortage of supply in China's spot market, LME tin reached a new high. The contract is expected to keep fluctuating strongly in the near term. Pressure above will be seen from $31,000/mt today. Support below will be seen from $29,500/mt today.

The most-liquid SHFE 2107 tin contract rose 0.89% to close at 200,450 yuan/mt on Tuesday night. Recently, the tight spot circulation in China supported the trend of tin prices, and it is expected to test whether the contract could stand firm over 200,000 yuan/mt in the near term.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
PT Freeport Indonesia Mengembangkan Tambang Kucing Liar untuk Pasokan Tembaga dan Emas Jangka Panjang
1 jam yang lalu
PT Freeport Indonesia Mengembangkan Tambang Kucing Liar untuk Pasokan Tembaga dan Emas Jangka Panjang
Baca Selengkapnya
PT Freeport Indonesia Mengembangkan Tambang Kucing Liar untuk Pasokan Tembaga dan Emas Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia Mengembangkan Tambang Kucing Liar untuk Pasokan Tembaga dan Emas Jangka Panjang
Menurut laporan media asing, PT Freeport Indonesia melanjutkan pengembangan tambang bawah tanah tembaga-emas Kucing Liar di dalam distrik mineral Grasberg, Papua Tengah, dengan target penambangan awal pada 2029 dan produksi diperkirakan meningkat setelahnya. Proyek ini dikembangkan sebagai sumber pasokan pengganti jangka panjang seiring menurunnya produksi dari Deep Mill Level Zone. Pengembangan cadangan bawah tanah ini telah berlangsung beberapa tahun dan membutuhkan investasi besar untuk akses tambang serta infrastruktur bawah tanah pendukung. Laporan terbaru menunjukkan sekitar $1,4 miliar telah diinvestasikan, dan sekitar $4 miliar lagi diperkirakan akan dibelanjakan hingga 2033 seiring kemajuan pengembangan. Pada tingkat operasi penuh, Kucing Liar diharapkan memproses sekitar 130.000 ton bijih per hari dan menghasilkan sekitar 750 juta lb tembaga per tahun, setara dengan kira-kira 340.000 ton, beserta sekitar 735.000 oz emas. Freeport-McMoRan saat ini memperkirakan cadangan tersebut dapat menyumbang lebih dari 8 miliar lb tembaga hingga 2041. Dari perspektif pasar tembaga, Kucing Liar merupakan sumber pasokan tambang jangka panjang prospektif yang signifikan dari distrik Grasberg. Pengembangannya sangat penting karena dimaksudkan untuk membantu mengimbangi penurunan produksi dari area bawah tanah yang matang dan mempertahankan produksi tembaga skala besar Freeport Indonesia dalam jangka panjang.
1 jam yang lalu
[SMM Analysis] AS Membatasi Ekspor Skrap Mineral Kritis — Apakah Skrap Tembaga Akan Menyusul?
4 jam yang lalu
[SMM Analysis] AS Membatasi Ekspor Skrap Mineral Kritis — Apakah Skrap Tembaga Akan Menyusul?
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] AS Membatasi Ekspor Skrap Mineral Kritis — Apakah Skrap Tembaga Akan Menyusul?
[SMM Analysis] AS Membatasi Ekspor Skrap Mineral Kritis — Apakah Skrap Tembaga Akan Menyusul?
[SMM Analisis: AS Batasi Ekspor Skrap Mineral Kritis — Akankah Skrap Tembaga Menyusul?] AS menerapkan persyaratan penjualan domestik 100% pada black mass dan skrap tungsten, menandakan kontrol lebih ketat terhadap sumber daya sekunder strategis. Skrap tembaga belum termasuk, namun SMM memperkirakan lebih banyak skrap bermutu tinggi akan tetap berada di AS seiring perluasan kapasitas pemrosesan lokal, memperketat pasokan global dan mendukung koefisien skrap yang tinggi.
4 jam yang lalu
Jubilee Terima Dua Tawaran Mengikat untuk Proyek Limbah Zambia, Alihkan Modal ke Pertumbuhan Tembaga
4 jam yang lalu
Jubilee Terima Dua Tawaran Mengikat untuk Proyek Limbah Zambia, Alihkan Modal ke Pertumbuhan Tembaga
Baca Selengkapnya
Jubilee Terima Dua Tawaran Mengikat untuk Proyek Limbah Zambia, Alihkan Modal ke Pertumbuhan Tembaga
Jubilee Terima Dua Tawaran Mengikat untuk Proyek Limbah Zambia, Alihkan Modal ke Pertumbuhan Tembaga
Jubilee Metals Group telah menerima dua penawaran mengikat untuk akuisisi penuh Proyek Large Waste (LWP) di Zambia pada harga yang digambarkan perusahaan sebagai premi substansial di atas harga akuisisi awal proyek tersebut. Pembeli terpilih diperkirakan akan ditetapkan sebelum perjanjian transaksi definitif diselesaikan, yang berpotensi memberi Jubilee modal tambahan untuk mempercepat pengembangan portofolio tembaga yang tersisa di negara tersebut. Pelepasan yang diusulkan ini merupakan bagian dari strategi Jubilee yang lebih luas untuk mengurangi eksposur terhadap pengembangan greenfield bermodal tinggi dan mengalihkan investasi ke perluasan operasi yang sudah ada di Zambia. Perusahaan secara khusus menyoroti Tambang Molefe, di mana mereka merencanakan pengembangan kapasitas pemrosesan tembaga di lokasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan bermodal dan berisiko lebih rendah. Pendekatan ini dimaksudkan untuk memanfaatkan infrastruktur yang ada secara lebih optimal sambil menghadirkan produksi tembaga tambahan secara lebih efisien. Hasil dari pelepasan LWP yang diusulkan, bersama sisa kas dari penjualan operasi Jubilee di Afrika Selatan dan aset limbah non-inti lainnya, diperkirakan menghasilkan total arus kas masuk mendekati 100 juta dolar AS. Fleksibilitas keuangan tambahan ini diharapkan mendukung percepatan investasi di seluruh operasi tembaga Jubilee di Zambia sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan mendanai rencana ekspansi secara internal. Peralihan strategis ini terjadi seiring Jubilee terus berupaya memperluas operasi tembaga terintegrasinya di Zambia, dengan target sekitar 25.000 ton produksi tembaga per tahun seiring peningkatan skala operasinya. Mengalihkan modal ke aset pertambangan dan pemrosesan yang sudah ada dapat mendukung kontribusi yang lebih langsung terhadap pertumbuhan produksi dibandingkan mengejar Proyek Large Waste sebagai pengembangan greenfield mandiri. Dari perspektif pasar tembaga, transaksi yang diusulkan ini mencerminkan perubahan alokasi modal ke pertumbuhan produksi jangka pendek alih-alih pengembangan proyek baru yang berdiri sendiri. Dengan memprioritaskan aset yang mampu memanfaatkan infrastruktur pertambangan dan pemrosesan yang sudah ada, Jubilee berupaya mempersingkat jadwal pengembangan, mengurangi risiko eksekusi, dan memperluas jejak tembaga terintegrasinya di Zambia. Jika berhasil dijalankan, strategi ini akan menambah jalur proyek yang mendukung pertumbuhan pasokan tembaga jangka menengah Zambia.
4 jam yang lalu