Primary aluminium inventories shrank 14,000 mt on week

Telah Terbit: Nov 19, 2020 14:45
Primary aluminium ingot inventories in China continued to decline this week, showed SMM data.

SHANGHAI, Nov 19 (SMM) – Primary aluminium ingot inventories in China continued to decline this week, showed SMM data.

Social inventories of primary aluminium ingots across eight consumption areas in China, including SHFE warrants, decreased 14,000 mt from last Thursday to 615,000 mt as of November 19.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pangkalan Nanhai Guangya Holdings Berkembang dengan Pengoperasian Jalur Ekstrusi Baru
50 menit yang lalu
Pangkalan Nanhai Guangya Holdings Berkembang dengan Pengoperasian Jalur Ekstrusi Baru
Baca Selengkapnya
Pangkalan Nanhai Guangya Holdings Berkembang dengan Pengoperasian Jalur Ekstrusi Baru
Pangkalan Nanhai Guangya Holdings Berkembang dengan Pengoperasian Jalur Ekstrusi Baru
Pangkalan Nanhai milik Guangya Holdings mencatat tonggak penting dengan beroperasinya dua jalur ekstrusi besar secara resmi baru-baru ini. Keberhasilan produksi uji coba pertama produk setengah jadi aluminium menandai implementasi penuh proyek perluasan kapasitas produk setengah jadi aluminium industri kelas atas milik Guangya Holdings.
50 menit yang lalu
Kontrak berjangka terkonsolidasi pada volume tipis, arah tidak jelas; alumina spot merosot; harga bijih stabil di level tinggi [Komentar Pagi Alumina SMM]
1 jam yang lalu
Kontrak berjangka terkonsolidasi pada volume tipis, arah tidak jelas; alumina spot merosot; harga bijih stabil di level tinggi [Komentar Pagi Alumina SMM]
Baca Selengkapnya
Kontrak berjangka terkonsolidasi pada volume tipis, arah tidak jelas; alumina spot merosot; harga bijih stabil di level tinggi [Komentar Pagi Alumina SMM]
Kontrak berjangka terkonsolidasi pada volume tipis, arah tidak jelas; alumina spot merosot; harga bijih stabil di level tinggi [Komentar Pagi Alumina SMM]
1 jam yang lalu
Metro Mining mengincar produksi bauksit 6,6–7,1 juta WMT pada 2026, menargetkan ekspansi menjadi 8 juta WMT per tahun.
1 jam yang lalu
Metro Mining mengincar produksi bauksit 6,6–7,1 juta WMT pada 2026, menargetkan ekspansi menjadi 8 juta WMT per tahun.
Baca Selengkapnya
Metro Mining mengincar produksi bauksit 6,6–7,1 juta WMT pada 2026, menargetkan ekspansi menjadi 8 juta WMT per tahun.
Metro Mining mengincar produksi bauksit 6,6–7,1 juta WMT pada 2026, menargetkan ekspansi menjadi 8 juta WMT per tahun.
[SMM Aluminum Express News] Metro Mining memperkirakan produksi bauksit mencapai 6,6–7,1 juta WMT pada tahun 2026, dengan rencana peningkatan kapasitas lebih lanjut menjadi 8 juta WMT per tahun. Perseroan menargetkan produksi 5 juta WMT pada paruh kedua 2026, didukung oleh rasio pengupasan yang rendah, jarak angkut rata-rata pendek 9 km ke pelabuhan, serta biaya pengiriman paruh kedua sekitar US$30/dmt. Operasi Bauxite Hills terus menikmati kondisi operasi yang menguntungkan, termasuk rata-rata lapisan penutup 0,5 m tanpa peledakan, kadar umpan alumina 48–50%, kadar produk alumina 51–53%, perolehan 60–80%, dan kelembaban di bawah 10% selama lebih dari tujuh bulan dalam setahun. Metro Mining juga telah mengunci 80% kebutuhan pengangkutannya untuk 2026–27, melakukan lindung nilai sebesar US$75 juta pada nilai tukar AUD/USD 0,65, dan melaporkan tingkat persediaan diesel yang normal.
1 jam yang lalu