Rebar supply to rise in mid-March with steel rolling mills in east China ramping up production 

Telah Terbit: Mar 5, 2020 10:43
Steel rolling mills in east China will continue to step up production and suspended electric arc furnace (EAF) steelmakers mull resumption in the middle of the month

SHANGHAI, Mar 5 (SMM) – Supply of construction steel rebar is expected to pick up around mid-March after weeks of declining amid maintenance and production cut at producers on the coronavirus impact, as steel rolling mills in east China continue to step up production and suspended electric arc furnace (EAF) steelmakers mull resumption in the middle of the month. 


Like EAF steel plants, steel rolling mills also grappled with inventory and cash flow pressure resulted by the slow post-holiday recovery of downstream demand, but greater availability of raw materials steel billet, compared with steel scrap, and more flexible production operations narrowed the losses facing steel rolling mills. 


A slew of steel rolling mills in east China reported slight profits and one mill had restarted operations as early as February 11, with current operating rates ramping up to 100%, SMM learned. Another steel rolling plant in east China kept half of its capacity in operation after reopened in mid-February, and planned to hike the operating rates to 80% next week. 


Steel rolling mills in other regions such as south China planned to resume production in mid-March. 


SMM data showed that the operating rates across EAF steel plants in China stood at 7.58% as of March 3. About 40.7% of the suspended producers planned to resume operations in mid-March, but raw materials shortage and limited profits may constrain their production to less than half of the normal levels.

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
7 Sep 2026 15:43
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Baca Selengkapnya
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek perluasan katoda tembaga 300.000 ton/tahun milik JCC Hongyuan Copper, anak perusahaan Jiangxi Copper Corporation, memasuki tahap pengumuman publik pra-persetujuan penilaian dampak lingkungan pada 4 September, dengan total investasi sekitar 1,416 miliar yuan. Proyek ini direncanakan mulai dibangun pada September 2026 dan selesai pada Desember 2027. Setelah selesai, total kapasitas JCC Hongyuan akan melonjak dari 250.000 ton menjadi 550.000 ton.
7 Sep 2026 15:43
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
3 Sep 2026 19:00
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Baca Selengkapnya
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
[SMM Kilat Logam Mulia] Yen Jepang melonjak tajam selama perdagangan Rabu, dengan USD/JPY turun di bawah 159 dan ditutup melemah 0,92% di 158,69, memicu spekulasi intervensi mata uang Jepang. Indeks dolar juga turun tajam, dengan lingkungan dolar yang lebih lemah memberikan dukungan bagi logam mulia.
3 Sep 2026 19:00
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
26 Aug 2026 17:02
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
Baca Selengkapnya
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
[Dinamika Perusahaan Baterai Timbal-Asam] Baru-baru ini, Biro Ekologi dan Lingkungan Kota Wuhu menerbitkan opini persetujuan, dan analisis dampak lingkungan untuk proyek perakitan baterai timbal-karbon dengan kapasitas produksi tahunan 500.000 kVAh dari Anhui Motu Technology Group Co., Ltd. secara resmi disetujui. Perusahaan akan menerapkan berbagai langkah perlindungan lingkungan sesuai dengan persyaratan persetujuan analisis dampak lingkungan, melanjutkan pekerjaan pendahuluan selanjutnya, dan memulai konstruksi proyek setelah semua kondisi siap.
26 Aug 2026 17:02