Stainless steel production holds stable in Apr

Telah Terbit: May 9, 2019 11:45
Production of stainless steel in China edged up 0.03% from Mar to stand at 2.34 million mt in Apr

SHANGHAI, May 9 (SMM) – Production of stainless steel in China edged up 0.03% from March to stand at 2.34 million mt in April, up 12.08% on a yearly basis, an SMM survey showed.

With a southern mill transferred part of its 300-series capacity to produce 200-series products, output of 300-series stainless steel declined 4.7% to 1.17 million mt last month, while that of 200-series rose 7.98% to 810,200 mt.

Production of 400-series inched down 0.41% to 362,000 mt.

Stainless steel production is expected to expand to 2.39 million mt in May, with output of 300-series extending its declines, down 2.53% to 1.14 million mt as the mill continues to cut its 300-series output and turn to 200-series.

In May, output of 200-series stainless steel is expected to grow 5.9% to 858,000 mt, and that of 400-series is estimated to gain 8.56% to 393,000 mt.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Berita Kilat Nikel SMM] Harga Nikel LME Menguat pada Bulan Juli karena Sentimen Makro yang Membaik dan Persediaan yang Lebih Rendah
18 menit yang lalu
[Berita Kilat Nikel SMM] Harga Nikel LME Menguat pada Bulan Juli karena Sentimen Makro yang Membaik dan Persediaan yang Lebih Rendah
Baca Selengkapnya
[Berita Kilat Nikel SMM] Harga Nikel LME Menguat pada Bulan Juli karena Sentimen Makro yang Membaik dan Persediaan yang Lebih Rendah
[Berita Kilat Nikel SMM] Harga Nikel LME Menguat pada Bulan Juli karena Sentimen Makro yang Membaik dan Persediaan yang Lebih Rendah
Harga nikel LME menguat pada Juli, naik dari US$16.175/ton pada 1 Juli ke puncak bulanan US$17.205/ton pada 24 Juli, lalu terkoreksi ke US$16.860/ton pada 28 Juli. Meski melemah di akhir bulan, harga tetap sekitar 4,2% lebih tinggi dibanding awal Juli. Kenaikan ini terutama didorong oleh membaiknya sentimen makroekonomi, seiring melemahnya ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve, yang mendongkrak aset berisiko dan menekan dolar AS. Selain itu, gangguan pengapalan di Selat Hormuz memicu kekhawatiran risiko pasokan sulfur Timur Tengah, sementara ekspektasi pasokan bijih nikel Indonesia yang lebih ketat turut menopang pasar. Sementara itu, persediaan nikel LME terus menurun hampir sepanjang Juli, dari 274.230 ton pada 1 Juli menjadi 267.522 ton pada 28 Juli, penurunan bersih 6.708 ton. Walaupun stok sedikit pulih menjelang akhir bulan, levelnya tetap di bawah awal Juli, memperkuat sentimen pasar yang lebih mendukung.
18 menit yang lalu
[SMM Flash] Rusia Mencabut Larangan Transit Kereta Api untuk Ekspor Sulfur Kazakhstan
1 jam yang lalu
[SMM Flash] Rusia Mencabut Larangan Transit Kereta Api untuk Ekspor Sulfur Kazakhstan
Baca Selengkapnya
[SMM Flash] Rusia Mencabut Larangan Transit Kereta Api untuk Ekspor Sulfur Kazakhstan
[SMM Flash] Rusia Mencabut Larangan Transit Kereta Api untuk Ekspor Sulfur Kazakhstan
Rusia secara resmi mencabut larangan pengangkutan kereta api terhadap sulfur asal Kazakhstan yang transit melalui wilayah Rusia untuk diekspor. Badan Federal Transportasi Kereta Api (Roszheldor) memberlakukan larangan tersebut pada 24 Mei 2026, menangguhkan pengiriman sulfur Kazakhstan ke pelabuhan laut dan pos pemeriksaan perkeretaapian Rusia. Pembatasan ini memaksa eksportir mengalihkan jalur pengiriman melalui koridor alternatif, dengan biaya logistik untuk sulfur dari Tengiz dan Kashagan meningkat kira-kira dua kali lipat melalui pelabuhan Batumi, menurut sumber. Perintah pencabutan ditandatangani pada 24 Juli 2026, menyusul instruksi dari Wakil Perdana Menteri Pertama Denis Manturov. Russian Railways (RZD) telah memberitahu anak perusahaannya untuk kembali menerima gerbong kereta pengangkut sulfur Kazakhstan, dengan pengiriman diarahkan ke stasiun pelabuhan di jalur kereta Oktyabrskaya, Severnaya, Kaliningradskaya, Severo-Kavkazskaya, Privolzhskaya, dan Dalnevostochnaya. Kazakhstan merupakan produsen dan pengekspor utama sulfur, dengan ekspor tahunan melebihi 4 juta ton, yang sebagian besar secara tradisional dikirim melalui pelabuhan Rusia. Pencabutan larangan ini diharapkan dapat memulihkan jalur ekspor normal bagi sulfur Kazakhstan.
1 jam yang lalu
[Berita Kilat Nikel SMM] Indonesia Mengizinkan Kembalinya Ekspor NPI di Tengah Klarifikasi Regulasi REE
1 jam yang lalu
[Berita Kilat Nikel SMM] Indonesia Mengizinkan Kembalinya Ekspor NPI di Tengah Klarifikasi Regulasi REE
Baca Selengkapnya
[Berita Kilat Nikel SMM] Indonesia Mengizinkan Kembalinya Ekspor NPI di Tengah Klarifikasi Regulasi REE
[Berita Kilat Nikel SMM] Indonesia Mengizinkan Kembalinya Ekspor NPI di Tengah Klarifikasi Regulasi REE
Indonesia telah mengizinkan ekspor nikel pig iron (NPI) dan produk mineral olahan lainnya untuk dilanjutkan setelah pengiriman sempat tertunda akibat ketidakpastian seputar persyaratan pengujian untuk unsur tanah jarang (REE/LTJ) yang terkait. Pemerintah mengklarifikasi bahwa peraturan yang ada hanya melarang ekspor unsur tanah jarang murni (HS 28053000) dan tidak secara eksplisit membatasi produk mineral olahan yang mengandung jejak LTJ. Kementerian terkait telah diinstruksikan untuk menetapkan pedoman teknis yang mencakup definisi LTJ, ambang batas kandungan, standar pengujian, dan pengaturan transisi, sementara eksportir dapat melanjutkan pengiriman normal untuk sementara waktu. Keputusan ini meredakan kekhawatiran jangka pendek atas gangguan ekspor bagi produsen NPI Indonesia dan mendukung kelangsungan pengiriman nikel hilir. Namun, ketidakpastian regulasi kemungkinan akan terus berlanjut hingga pemerintah merampungkan ambang batas kandungan LTJ dan prosedur inspeksi secara terperinci.
1 jam yang lalu