Supply glut further weighs on lithium salt market

Telah Terbit: Aug 20, 2018 16:08
Declines are expected to linger in the short run as overall capacity across China's top 25 power battery firms exceed demand

SHANGHAI, Aug 20 (SMM) – Excess supplies in the battery industry accounted for a declining lithium salt market, especially for lithium carbonate, SMM believes. The decline is expected to extend in the short run. 

At the end of 2017, overall capacity across China's top 25 power battery companies stood at 144.3Gwh in theory, according to a report by research institution EVTank. The figure far exceeds demand for power batteries this year, which is expected at 51Gwh, with new-energy vehicles production forecasted at 1.1 million units, showed the report. 

As of Monday August 20, SMM assessed domestic battery-grade 99.5% lithium carbonate at 90,000-95,000 yuan/mt, down 500 yuan/mt from last Friday. The price fell an average 75,000 yuan/mt from the end of last year, when the market began its downward track. 

Separately, prices of other lithium salts also weakened, according to SMM assessment. Prices of domestic battery-grade 56.5% lithium hydroxide lost some 4,000 yuan/mt from a week ago to stand at 125,000-137,000 yuan/mt as of Monday August 20. 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pengantar Great Dyke: Geologi, Sumber Daya, dan Prospek
1 jam yang lalu
Pengantar Great Dyke: Geologi, Sumber Daya, dan Prospek
Baca Selengkapnya
Pengantar Great Dyke: Geologi, Sumber Daya, dan Prospek
Pengantar Great Dyke: Geologi, Sumber Daya, dan Prospek
Di Zimbabwe terdapat salah satu provinsi PGM terbesar di dunia. 'Great Dyke' yang berusia 2,58 miliar tahun membentang lebih dari 550 km melintasi negara ini, menyimpan sumber daya utama platinum, paladium, rhodium, dan krom. Dari geologi Zona Sulfida Utama hingga Zimplats, Mimosa, Unki, dan proyek Karo yang sedang berkembang, artikel ini mengupas mengapa Great Dyke penting bagi Zimbabwe dan apa arti pengembangannya bagi masa depan pasokan PGM global.
1 jam yang lalu
Harga Perak Berayun Liar dengan Pusat Bergerak Naik; Perak Spot Beralih dari Diskon ke Premium [Tinjauan Mingguan Perak SMM]
7 jam yang lalu
Harga Perak Berayun Liar dengan Pusat Bergerak Naik; Perak Spot Beralih dari Diskon ke Premium [Tinjauan Mingguan Perak SMM]
Baca Selengkapnya
Harga Perak Berayun Liar dengan Pusat Bergerak Naik; Perak Spot Beralih dari Diskon ke Premium [Tinjauan Mingguan Perak SMM]
Harga Perak Berayun Liar dengan Pusat Bergerak Naik; Perak Spot Beralih dari Diskon ke Premium [Tinjauan Mingguan Perak SMM]
[SMM Tinjauan Mingguan Perak: Harga Perak Berfluktuasi Liar dengan Pusat Naik; Spot Beralih dari Diskon ke Premium] Minggu ini, harga perak berfluktuasi liar dengan pusat sedikit naik. Data nonfarm payrolls yang lebih kuat dari perkiraan awalnya menekan harga perak, tetapi pelemahan dolar AS yang berkelanjutan setelahnya mendorong rebound, dan kuotasi spot beralih dari diskon ke premium. Faktor makro beragam, dan pasar menunggu panduan dari CPI dan pertemuan Fed AS, dengan fluktuasi liar diperkirakan dalam jangka pendek. Persediaan mengalami sedikit penumpukan sebesar 6 mt, kepemilikan ETF sedikit naik, dan sentimen menunggu menguat.
7 jam yang lalu
WPIC Merevisi Pasar Platina 2026 Menjadi Surplus 265.000 ons karena Permintaan Investasi Melemah
8 jam yang lalu
WPIC Merevisi Pasar Platina 2026 Menjadi Surplus 265.000 ons karena Permintaan Investasi Melemah
Baca Selengkapnya
WPIC Merevisi Pasar Platina 2026 Menjadi Surplus 265.000 ons karena Permintaan Investasi Melemah
WPIC Merevisi Pasar Platina 2026 Menjadi Surplus 265.000 ons karena Permintaan Investasi Melemah
[SMM Flash] Dewan Investasi Platinum Dunia (WPIC) telah merevisi neraca pasar platinum 2026 menjadi surplus 265.000 ons, membalikkan perkiraan sebelumnya yang memproyeksikan defisit 297.000 ons. Platinum Quarterly terbaru, yang diterbitkan pada 9 September, menunjukkan surplus kuartal kedua sebesar 244.000 ons karena total pasokan naik 1% tahun-ke-tahun menjadi 1,91 juta ons sementara permintaan turun 16% menjadi 1,66 juta ons. Revisi ini sebagian besar mencerminkan arus keluar investasi selama paruh pertama 2026, bukan pemulihan signifikan pada pasokan tambang. Meskipun perkiraan setahun penuh menunjukkan surplus, WPIC menyatakan bahwa persediaan di atas permukaan tanah tetap terbatas setelah tiga tahun berturut-turut mengalami defisit besar. Organisasi tersebut memperkirakan pasar akan berubah dari surplus 548.000 ons pada semester pertama menjadi defisit 283.000 ons pada semester kedua, seiring meredanya penjualan investasi. Neraca semester kedua masih merupakan proyeksi, bukan hasil yang terkonfirmasi.
8 jam yang lalu
Supply glut further weighs on lithium salt market - Shanghai Metals Market (SMM)