Authorities mull details of Beijing-Tianjin-Hebei steel production cuts

Telah Terbit: Aug 3, 2018 13:25
Chinese authorities are mulling details of production cuts in the steel industry across the region in the winter season

SHANGHAI, Aug 3 (SMM) – Chinese authorities are mulling details of production cuts in the steel industry across the smog-prone Beijing-Tianjin-Hebei region and nearby areas, during the upcoming winter season, SMM learned from market talk this week. The cuts are part of an effort to reduce smog and improve air quality

Steel mills across six key cities, Tianjin, Shijiazhuang, Tangshan, Handan, Xingtai and Anyang, will be required to cut capacity by half during the heating season from November 15, 2018 to March 15, 2019. Mills in the remaining cities in the region will need to shut no less than 30%. Tianjin and Xingtai are new additions to the list this year.

Cuts are based on the designed capacity of blast furnaces. Captive facilities including sintering machines and coke ovens will also undertake cuts or suspensions, which were not required in the previous year’s plan.

This year's plan will require mills with pollutant emissions across all the production and transportation processes that are lower than the ultra-low standards to be free from the staggered production model. However, a cut of 50% would be still imposed on those mills when pollution exceed the orange-alert level. 

Coking duration at all coke plants across the regions will be required to be extended beyond 36 hours during that period. Plants can avoid staggered production if their coke ovens have a hood, if they have installed desulphurisation and denitrification facilities and the emissions are lower than the ultra-low standards.

Casting and smelting facilities in the casting industry will be suspended. This excludes natural gas furnaces and electric furnaces withr emissions that meet the targets. Such suspension can be exempted if a plant obtains approval from the local government. Natural gas furnaces and electric furnaces should still cease operation if pollution exceeds the yellow-alert level.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
7 Sep 2026 15:43
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Baca Selengkapnya
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek perluasan katoda tembaga 300.000 ton/tahun milik JCC Hongyuan Copper, anak perusahaan Jiangxi Copper Corporation, memasuki tahap pengumuman publik pra-persetujuan penilaian dampak lingkungan pada 4 September, dengan total investasi sekitar 1,416 miliar yuan. Proyek ini direncanakan mulai dibangun pada September 2026 dan selesai pada Desember 2027. Setelah selesai, total kapasitas JCC Hongyuan akan melonjak dari 250.000 ton menjadi 550.000 ton.
7 Sep 2026 15:43
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
3 Sep 2026 19:00
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Baca Selengkapnya
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
[SMM Kilat Logam Mulia] Yen Jepang melonjak tajam selama perdagangan Rabu, dengan USD/JPY turun di bawah 159 dan ditutup melemah 0,92% di 158,69, memicu spekulasi intervensi mata uang Jepang. Indeks dolar juga turun tajam, dengan lingkungan dolar yang lebih lemah memberikan dukungan bagi logam mulia.
3 Sep 2026 19:00
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
26 Aug 2026 17:02
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
Baca Selengkapnya
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
[Dinamika Perusahaan Baterai Timbal-Asam] Baru-baru ini, Biro Ekologi dan Lingkungan Kota Wuhu menerbitkan opini persetujuan, dan analisis dampak lingkungan untuk proyek perakitan baterai timbal-karbon dengan kapasitas produksi tahunan 500.000 kVAh dari Anhui Motu Technology Group Co., Ltd. secara resmi disetujui. Perusahaan akan menerapkan berbagai langkah perlindungan lingkungan sesuai dengan persyaratan persetujuan analisis dampak lingkungan, melanjutkan pekerjaan pendahuluan selanjutnya, dan memulai konstruksi proyek setelah semua kondisi siap.
26 Aug 2026 17:02
Authorities mull details of Beijing-Tianjin-Hebei steel production cuts - Shanghai Metals Market (SMM)