Aluminium output in May down 3.2% year on year

Telah Terbit: Jun 7, 2018 14:48
China's aluminium output for May declined 3.2% on the year and stood at 3.07 million mt. Output in the first five months of this year dropped 2.7% on the year and came in at 14.79 million mt

SHANGHAI, Jun 7 (SMM) – China's aluminium output for May declined 3.2% on the year and stood at 3.07 million mt, SMM research found. Output in the first five months of this year dropped 2.7% on the year and came in at 14.79 million mt. 

The annualised operating capacity grew by 280,000 mt to 36.18 million mt from April. Growth was higher as capacity resumed in Henan province and as newly-built capacity commenced production in Guangxi and Inner Mongolia.

Operating capacity is expected to rise further in June as new capacity will be commissioned across aluminium plants such as Hualei, Huarun, Huaren, and Baise. 

Aluminium output is likely to fall 3.1% on the year to stand at 3 million mt.


For editorial queries, please contact Daisy Tseng at daisy@smm.cn 
For more information on how to access our research reports, please email service.en@smm.cn 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Rendahnya Permukaan Air di Indonesia Mengganggu Pengiriman Bauksit, Mengancam Produksi Alumina
6 jam yang lalu
Rendahnya Permukaan Air di Indonesia Mengganggu Pengiriman Bauksit, Mengancam Produksi Alumina
Baca Selengkapnya
Rendahnya Permukaan Air di Indonesia Mengganggu Pengiriman Bauksit, Mengancam Produksi Alumina
Rendahnya Permukaan Air di Indonesia Mengganggu Pengiriman Bauksit, Mengancam Produksi Alumina
[SMM Berita Kilat Aluminium] Menurut sumber, permukaan air di Indonesia rendah dan telah memengaruhi pengiriman beberapa tambang bauksit domestik, yang dapat menyebabkan gangguan pada produksi alumina jika situasi tidak membaik. Hingga saat ini, situasi masih berlanjut dan diperkirakan akan terus berlangsung tanpa batas waktu.
6 jam yang lalu
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
6 jam yang lalu
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
Baca Selengkapnya
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
New Delhi dan Moskow berupaya memperluas kerja sama dari eksplorasi mineral hingga material canggih.
6 jam yang lalu
[SMM Analysis] Dari Ekspor Skrap ke Produk Aluminium Daur Ulang: Bagaimana Aturan Limbah UE Dapat Membentuk Ulang Perdagangan?
8 jam yang lalu
[SMM Analysis] Dari Ekspor Skrap ke Produk Aluminium Daur Ulang: Bagaimana Aturan Limbah UE Dapat Membentuk Ulang Perdagangan?
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Dari Ekspor Skrap ke Produk Aluminium Daur Ulang: Bagaimana Aturan Limbah UE Dapat Membentuk Ulang Perdagangan?
[SMM Analysis] Dari Ekspor Skrap ke Produk Aluminium Daur Ulang: Bagaimana Aturan Limbah UE Dapat Membentuk Ulang Perdagangan?
Kebijakan skrap aluminium Uni Eropa bergeser dari bea ekspor menuju kontrol lingkungan berbasis WSR. Aturan yang lebih ketat dapat menahan lebih banyak skrap di Eropa, tetapi penyerapannya akan bergantung pada kompatibilitas bahan baku, kapasitas pemrosesan, dan permintaan. Perdagangan juga dapat bergeser dari ekspor skrap langsung menuju daur ulang regional serta ekspor ingot remelting, billet daur ulang, dan paduan sekunder, mendorong pembeli Asia untuk menilai kembali sumber dan pemrosesan.
8 jam yang lalu