Nickel Spot Supply Tightens in China, SMM Learns

Telah Terbit: Aug 22, 2017 13:40
On Tuesday, nickel supply in China’s domestic spot market was tightening, Shanghai Metals Market learns.

SHANGHAI, Aug. 22 (SMM) – On Tuesday, nickel supply in China’s domestic spot market was tightening, Shanghai Metals Market learns. 

The tightness was due mainly to two factors. First, traders held back goods due to optimistic outlook. Second, some goods were held by investors, which rarely participate in daily spot deals, also tightening market supply. 

What’s Raw Material Choice at China Stainless Steel Mills after NPI Shortages and Price Rise? SMM Reports

On Tuesday, Russian nickel traded at premiums of 100 yuan per tonne, ranging between 90,200-90,500 yuan per tonne, and premiums of Jinchuan nickel were at 500-600 yuan per tonne. 

Jinchuan Group raised ex-works prices by 500 yuan per tonne on Tuesday, with traded prices between 90,500-90,800 yuan per tonne.  Overall trading sentiment dropped on a daily basis.   

Environmental Crackdowns on Electroplating Plants Depress Nickel Sales

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Analisis SMM] Produksi Asam Sulfat serta Impor & Ekspor Belerang/Asam Sulfat Tiongkok pada Semester I 2026
8 jam yang lalu
[Analisis SMM] Produksi Asam Sulfat serta Impor & Ekspor Belerang/Asam Sulfat Tiongkok pada Semester I 2026
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Produksi Asam Sulfat serta Impor & Ekspor Belerang/Asam Sulfat Tiongkok pada Semester I 2026
[Analisis SMM] Produksi Asam Sulfat serta Impor & Ekspor Belerang/Asam Sulfat Tiongkok pada Semester I 2026
Pada paruh pertama 2026, pasar belerang Tiongkok mengalami rantai transmisi penuh berupa “runtuhnya impor – tekanan output – stagnasi ekspor”. Angka utama: Produksi: Output asam sulfat nasional pada Januari–Mei turun 1,6% y‑o‑y, dengan penurunan signifikan di provinsi penghasil pupuk fosfat tradisional seperti Hubei, Guizhou, dan Yunnan, sementara Anhui dan kawasan sentra asam peleburan lainnya mencatat pertumbuhan. Ekspor: Ekspor asam sulfat praktis terhenti pada bulan Juni......
8 jam yang lalu
Pesimisme Merajalela di Pasar Nikel Agustus, Minat Beli Pabrik Baja Lemah
9 jam yang lalu
Pesimisme Merajalela di Pasar Nikel Agustus, Minat Beli Pabrik Baja Lemah
Baca Selengkapnya
Pesimisme Merajalela di Pasar Nikel Agustus, Minat Beli Pabrik Baja Lemah
Pesimisme Merajalela di Pasar Nikel Agustus, Minat Beli Pabrik Baja Lemah
[SMM Nickel Flash] Berita 23 Juli: Saat ini, pasar sisi permintaan umumnya pesimistis terhadap pasar Agustus, minat beli pabrik baja lemah, dan sebagian besar perusahaan mempertahankan niat pembelian yang rendah. Pembeli cenderung bernegosiasi menggunakan model premi/diskon harga rata-rata dan memiliki penerimaan rendah terhadap harga lumpsum tetap.
9 jam yang lalu
SMM Nickel Flash: Kebuntuan Pasar NPI Bermutu Tinggi Masih Berlangsung, Sentimen Datar Bulan-ke-Bulan
9 jam yang lalu
SMM Nickel Flash: Kebuntuan Pasar NPI Bermutu Tinggi Masih Berlangsung, Sentimen Datar Bulan-ke-Bulan
Baca Selengkapnya
SMM Nickel Flash: Kebuntuan Pasar NPI Bermutu Tinggi Masih Berlangsung, Sentimen Datar Bulan-ke-Bulan
SMM Nickel Flash: Kebuntuan Pasar NPI Bermutu Tinggi Masih Berlangsung, Sentimen Datar Bulan-ke-Bulan
[Kilasan Nikel SMM] Per 23 Juli, faktor sentimen pasar NPI kadar tinggi SMM sebesar 2,03, datar MoM; faktor sentimen hulu NPI kadar tinggi sebesar 2,09, datar MoM; dan faktor sentimen hilir NPI kadar tinggi sebesar 1,96, datar MoM. Hari ini, kebuntuan di pasar spot NPI kadar tinggi terus berlanjut, dengan ekspektasi harga hulu dan hilir yang tetap tidak selaras, serta transaksi spot tetap lesu.
9 jam yang lalu