Pada paruh pertama 2026, sektor kendaraan niaga energi baru (NECV) benar-benar melesat. Menurut data CAAM, penjualan NECV Tiongkok mencapai 548 ribu unit pada H1 2026, naik 36% YoY. Penjualan domestik mencapai 495 ribu unit, naik 40%, sementara ekspor mencapai 53 ribu unit, naik 8%.
Kuatnya penjualan domestik disebabkan oleh dua faktor utama: kebijakan yang mendukung dan penurunan biaya.
Dari sisi kebijakan, inisiatif "dua baru" terus mendukung program scrappage kendaraan niaga berstandar emisi China IV ke bawah, menggantinya dengan model rendah emisi, dengan prioritas pada kendaraan listrik. Subsidi pembelian NECV baru bisa mencapai 140.000 RMB per unit, dan di beberapa daerah, subsidi dapat digabungkan hingga 220.000 RMB per unit, secara signifikan memperpendek periode balik modal selisih harga antara kendaraan listrik dan diesel.
Dari sisi biaya, dengan harga minyak yang tetap tinggi tahun ini, keunggulan biaya listrik dibandingkan diesel semakin nyata. Kendaraan niaga listrik dapat menghemat sekitar 0,8 RMB per kilometer dalam biaya energi, yang berarti penghematan tahunan 80.000 RMB untuk kendaraan dengan jarak tempuh 100.000 km per tahun. Selain itu, penurunan harga baterai, seiring dengan semakin matangnya model tukar baterai dan sewa, telah mempersempit selisih harga beli awal antara NECV dan kendaraan bermesin pembakaran internal.
Dengan dukungan kebijakan dan perbaikan biaya, tingkat penetrasi NECV terus meningkat. Pada bulan Mei, tingkat penetrasi NECV dalam penjualan domestik mencapai 40%, naik 15 poin persentase dari periode yang sama tahun lalu. Di antaranya, truk berat menjadi titik paling terang, dengan penjualan domestik kumulatif mencapai 126,2 ribu unit pada H1 2026, naik 85% tahun-ke-tahun. "Rencana Implementasi untuk Mendorong Penerapan Skala Besar Truk Berat Energi Baru," yang diterbitkan bersama oleh Kementerian Perhubungan dan departemen lainnya, menetapkan target yang jelas: tingkat penetrasi 40% dan total stok 1,6 juta unit pada tahun 2030, memberikan lintasan pertumbuhan yang jelas bagi segmen ini.
Ekspor NECV juga terus berkembang. Pada bulan Mei, tingkat penetrasi ekspor NECV melampaui 10% untuk pertama kalinya. Meskipun pangsanya dalam total ekspor kendaraan niaga masih relatif kecil, arti strategis ekspor semakin jelas di tengah persaingan domestik yang semakin ketat. Tiongkok memperdalam kehadiran di pasar tradisional seperti Asia-Pasifik, Amerika Selatan, dan Afrika, sekaligus menembus pasar berstandar lebih tinggi seperti Turki, Australia, dan Jerman. Kendaraan niaga Tiongkok secara bertahap beralih dari posisi hemat biaya ke posisi yang ditentukan oleh kecanggihan teknologi tinggi.
Dengan penjualan NEV domestik yang terkontraksi 13% YoY pada H1 2026, dan tekanan pada penjualan domestik kemungkinan terus berlanjut, sektor NECV masih merupakan lautan biru. SMM memproyeksikan rasio kendaraan penumpang terhadap kendaraan niaga di pasar NEV Tiongkok sekitar 91:9 pada 2026, bergeser menjadi 87:13 pada 2030. Meskipun kendaraan penumpang tetap dominan, kendaraan niaga memiliki kapasitas baterai per unit yang lebih tinggi, yang akan mendukung permintaan jangka panjang untuk material baterai hulu, khususnya litium besi fosfat.
Dari segi kapasitas baterai, kendaraan niaga juga mencatat peningkatan signifikan. Pada bulan Mei, kapasitas baterai rata-rata bus dan truk energi baru keduanya melampaui 210 kWh, dibandingkan dengan sekitar 180 kWh pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan pangsa truk berat menjadi faktor kunci—kapasitas baterai rata-rata truk berat energi baru saat ini telah mencapai 460 kWh. Ke depan, seiring dengan terus meningkatnya penetrasi truk berat, kapasitas baterai rata-rata per truk energi baru diperkirakan akan melampaui 300 kWh pada tahun 2030.
Dari perspektif global, SMM memperkirakan pada tahun 2026, kendaraan ICE masih akan menguasai 77,5% pasar kendaraan niaga, sementara NEV mengambil 22,5%, di mana BEV dan PHEV masing-masing menguasai 17,4% dan 5,1%. BEV menjadi arus utama di NECV karena alasan sederhana: operator kendaraan niaga memprioritaskan biaya per kilometer, dan pengoperasian listrik murni jauh lebih murah daripada diesel. Truk berat dan bus cenderung beroperasi pada rute tetap, sehingga ideal untuk solusi tukar baterai, sementara dukungan kebijakan juga lebih mengarah ke BEV. Dalam jangka panjang, BEV akan mempertahankan posisi dominannya di sektor NECV.
![[SMM Analysis] Tinjauan Kinerja Pertengahan Tahun 2026: Litium Hidroksida](https://imgqn.smm.cn/usercenter/PPLUj20251217171727.jpg)

![H1 Harga Kobalt Olahan Melonjak Lebih dari 97% YoY; Permintaan Tetap Menjadi Fokus Saat Ini; Apa yang Dapat Diharapkan Pasar ke Depan? [Observasi Mingguan]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/oVqJl20251217171730.jpg)
