China Menambahkan 20 Entitas Terkait Militer Jepang ke Daftar Pengendalian Ekspor di Tengah Kekhawatiran Keamanan
[SMM Rare Earth Express] Kementerian Perdagangan mengeluarkan pengumuman pada 29 Juni, menyatakan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Pengendalian Ekspor Republik Rakyat Tiongkok serta peraturan perundang-undangan lainnya, dan untuk menjaga keamanan dan kepentingan nasional serta memenuhi kewajiban non-proliferasi internasional, pihaknya memutuskan memasukkan 20 entitas, termasuk Institut Riset Pertahanan, yang terlibat dalam peningkatan kemampuan militer Jepang, ke dalam daftar pengendalian ekspor. Mulai berlaku segera, operator ekspor dilarang mengekspor barang penggunaan ganda kepada entitas tersebut, dan organisasi serta individu dari negara atau wilayah mana pun dilarang mentransfer atau memasok barang penggunaan ganda asal Tiongkok kepada entitas-entitas ini. Dalam keadaan khusus yang benar-benar memerlukan ekspor, permohonan harus diajukan kepada Kementerian Perdagangan. Juru bicara Kementerian Perdagangan menyatakan, langkah ini bertujuan mengekang tegas langkah sembrono Jepang berupa "militerisme model baru." Entitas yang masuk daftar meliputi Institut Riset Pertahanan, Institut Riset Peralatan Darat, Institut Riset Peralatan Kapal, Institut Riset Peralatan Penerbangan, serta beberapa perusahaan seperti Mitsubishi Electric Defense and Space Technology Co., Ltd. dan Mitsubishi Heavy Industries Marine Technology Co., Ltd.