Memasuki Maret, seiring melemahnya sentimen bullish pada harga logam mulia, sebagian smelter timbal menjadi kurang bersedia memperoleh bahan baku konsentrat timbal yang mengandung perak dengan membayar TC yang lebih rendah. Meski TC konsentrat timbal belum menunjukkan pemulihan yang berarti, smelter pada umumnya menyatakan bahwa tetap sulit bagi kuotasi TC konsentrat timbal arus utama untuk naik pada Maret, namun fenomena transaksi berebut bijih pada harga yang sangat rendah telah menghilang. Karena level absolut harga perak masih memungkinkan smelter memperoleh laba yang relatif besar, pada Maret smelter tidak memiliki ekspektasi untuk menegosiasikan penurunan indikator payable terkait.


