Harga nikel naik terlebih dahulu kemudian turun minggu ini. Per 5 September, kontrak nikel SHFE 2510 yang paling aktif ditutup pada 121.310 yuan/mt, turun 0,65% mingguan. Harga nikel LME juga melemah, dengan kutipan terakhir di $15.270/mt, turun $130 mingguan, penurunan 0,84%. Di pasar spot, harga rata-rata nikel rafinasi SMM #1 minggu ini adalah 122.910 yuan/mt, turun 700 yuan/mt mingguan. Premi rata-rata nikel Jinchuan minggu ini sebesar 2.100 yuan/mt, turun 300 yuan/mt mingguan, terutama karena pemulihan permintaan hilir yang lemah, dengan transaksi terutama disepakati pada harga rendah dan minat beli terbatas. Kisaran premi untuk nikel elektrodeposisi utama tetap pada -200-300 yuan/mt minggu ini, meskipun premi untuk nikel elektrodeposisi menurun.
Di sisi makro, protes besar-besaran di Jakarta dan kota-kota Indonesia lainnya sejak Jumat lalu meningkatkan kekhawatiran atas pasokan nikel, mendorong harga naik tajam awal minggu ini sebelum menarik kembali setelah peristiwa mereda. Trump mengumumkan rencana untuk mengadakan pertemuan darurat tentang keputusan tarif dan mungkin mengajukan banding ke Mahkamah Agung, dengan ketidakpastian kebijakan lebih lanjut mengganggu ekspektasi pasar. Indeks dolar AS rebound, dan dolar yang lebih kuat secara langsung menekan harga nikel. Sementara itu, emas dan perak naik minggu ini karena dana beralih ke logam safe-haven. Data non-farm payrolls AS Agustus dijadwalkan Jumat, dan data yang lebih lemah dari perkiraan dapat memperkuat ekspektasi untuk pemotongan suku bunga. Harga nikel diperkirakan bertahan dengan baik dalam jangka pendek, dengan kisaran harga 121.000-125.000 yuan/mt.
Di sisi inventaris, inventaris Zona Bonded Shanghai berada di sekitar 4.300 mt minggu ini, turun 400 mt mingguan.
Inventaris sosial domestik sekitar 39.900 mt, naik 459 mt mingguan.


![[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026](https://imgqn.smm.cn/usercenter/qLeLR20251217171733.jpg)
