Pada tanggal 1 Agustus, Ivanhoe Mines mengumumkan revisi kenaikan sebesar 12% terhadap perkiraan biaya tunai C1 2025 untuk kompleks tembaga Kamoa-Kakula, yang sekarang diperkirakan sebesar US$1,90–US$2,20/pon, naik dari US$1,70–US$1,90/pon. Kenaikan ini mencerminkan ketergantungan yang berkelanjutan pada bijih yang disimpan dengan kadar rendah (~3% Cu) setelah banjir yang disebabkan oleh gempa bumi pada bulan Mei.
Dua pompa pengeringan tambahan telah tiba di lokasi di Republik Demokratik Kongo, dengan rencana pemulihan senilai US$70 juta yang bertujuan untuk mengeringkan seluruh bagian timur yang terkena dampak pada akhir tahun. Bijih dengan kadar lebih tinggi (~5% Cu) diperkirakan akan tersedia pada pertengahan 2026.
Produksi tembaga Ivanhoe pada kuartal kedua mencapai 112.009 ton, dengan pendapatan sebesar US$875 juta dan arus kas bersih sebesar US$169 juta. Perkiraan produksi untuk tahun penuh tetap berada pada kisaran 370.000–420.000 ton, turun sekitar 28% dari target awal. Pemulihan penuh dan perkiraan terbaru untuk 2026–2027 diperkirakan akan diumumkan pada bulan September.



