US HRC prices jump to above $500 a short ton; US Steel Scrap prices stay flat

Telah Terbit: May 19, 2016 09:26
US HR coil prices jumped to above $500 a short ton during the week ended April 22, while major US stainless steel and steel scrap commodities prices on Scrap Register Price Index stayed flat.

UNITED STATES May 18 2016 5:01 PM

NEW YORK (Scrap Register): US HR coil prices jumped to above $500 a short ton during the week ended April 22, while major US stainless steel and steel scrap commodities prices on Scrap Register Price Index stayed flat.

According to TSI, US HRC prices surged $26 a short ton during the week to $504 a short ton, with higher price levels supported by strong purchase activity. 

With rapidly changing prices, AK and US Steel both moved to raise list prices between $40-50 a short ton, following on from a similar announcement by NLMK.

Despite recent trade cases, some participants remain wary of a surge in imports if flat steel prices in the Midwest significantly decouple from international HRC prices. 

However, other participants expect strength in domestic prices to continue after Mark Millet (Steel Dynamics CEO) testified in front of Congress earlier this month on the need to implement further safeguards against unfair imports.

However, the prices of major steel scrap commodities like #1 HMS, #1/#2 HMS 80/20 and steel casting also reported almost stable on Scrap Register US Price Index during the week.

(This article is researched and compiled by Vibin Antony on behalf of Scrap Register. Send in your suggestions and comments to editor@scrapregister.com)


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Secondary Copper Rod Operating Rate Rises in August 2026, High Prices and Tax Costs Squeeze Profits
5 menit yang lalu
Secondary Copper Rod Operating Rate Rises in August 2026, High Prices and Tax Costs Squeeze Profits
Baca Selengkapnya
Secondary Copper Rod Operating Rate Rises in August 2026, High Prices and Tax Costs Squeeze Profits
Secondary Copper Rod Operating Rate Rises in August 2026, High Prices and Tax Costs Squeeze Profits
The operating rate of secondary copper rod was 11.83% in August 2026, higher than the expected 10.26%, up 1.57 percentage points MoM but down 16.5 percentage points YoY. In August 2026, the average price difference between copper cathode rod and secondary copper rod stayed high at 1,450-1,874 yuan/mt throughout the month. The average discount of secondary copper rod in Jiangxi against copper futures fluctuated between 722 yuan/mt and 1,418 yuan/mt,...
5 menit yang lalu
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
5 menit yang lalu
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Baca Selengkapnya
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Rio Tinto menyatakan telah memperoleh persetujuan masyarakat adat untuk proyek tembaga-emas Winu di Australia Barat, sehingga proyek tersebut dapat dilanjutkan. Perusahaan menyatakan telah menjalin kemitraan jangka panjang dengan Nyangumarta Warrarn Aboriginal Corporation (NWAC) yang mencakup pengembangan tambang di wilayah Nyangumarta. Perjanjian ini melanjutkan perjanjian perencanaan proyek yang ditandatangani pada 2023, yang mengatur cara masyarakat Nyangumarta dan Rio Tinto akan bekerja sama seiring kemajuan perencanaan, termasuk langkah-langkah untuk menghindari dampak terhadap lingkungan dan warisan budaya masyarakat adat.
5 menit yang lalu
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
6 menit yang lalu
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Baca Selengkapnya
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Pada briefing hasil semester pertama 2026 yang digelar 11 September, Chengtun Mining menyatakan bahwa rasio utang yang saat ini tinggi terutama merupakan hasil bertahap dari investasi perusahaan pada sumber daya tambang tembaga, emas, dan perak berkualitas tinggi di dalam dan luar negeri. Saat ini, proyek domestik dan luar negeri baru saja menyelesaikan tahap penyerahan sumber daya. Perusahaan menerapkan manajemen dinamis atas belanja modal, memprioritaskan pembayaran utang dan operasional tambang, serta menyesuaikan investasi baru secara fleksibel berdasarkan harga logam. Dalam jangka menengah dan panjang, seiring dengan pelepasan kapasitas dan penguatan arus kas operasional yang berkelanjutan, perusahaan memiliki target yang jelas untuk menurunkan rasio utang, secara bertahap membawa leverage ke tingkat yang wajar bagi industri. Seluruh investasi sumber daya perusahaan telah melalui perhitungan yang ketat, dan kontribusi arus kas dari proyek-proyek mendatang dapat secara bertahap menyerap utang.
6 menit yang lalu
US HRC prices jump to above $500 a short ton; US Steel Scrap prices stay flat - Shanghai Metals Market (SMM)