Perusahaan tambang batu bara milik negara Indonesia, PT Bukit Asam (PTBA), sedang bersiap untuk mengaktifkan kembali tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto, Sumatra Barat, yang berhenti beroperasi pada 2015. Eksplorasi terbaru mengidentifikasi tambahan cadangan batu bara sebesar 1,82 juta ton, dengan nilai kalori rata-rata di atas 6.500 kkal/kg dan mencapai 7.000 kkal/kg.
PTBA menargetkan produksi tahunan sebesar 300.000–500.000 ton, dengan tambahan cadangan tersebut diharapkan dapat mendukung operasi selama empat hingga lima tahun. Penambangan terbuka di Blok Langkok diharapkan dimulai pada kuartal IV 2026, sementara kegiatan penambangan awal ditargetkan pada awal 2027. Perusahaan juga telah mengidentifikasi sekitar 100 juta ton potensi endapan batu bara di bawah kawasan perkotaan, meskipun pengembangannya masih menghadapi tantangan.
![[SMM Kilas Batu Bara] India Targetkan Tiga Kali Lipat Stok Batu Bara Pembangkit Listrik Menjadi 55 Juta Ton pada Maret 2027](https://imgqn.smm.cn/usercenter/GGaSo20251217171716.jpg)
![[SMM Kilasan Batu Bara] Gangguan Pasokan Batu Bara Merugikan SIG 1,7 Juta Ton Potensi Produksi Semen](https://imgqn.smm.cn/usercenter/SduBz20251217171716.jpg)
![[SMM Kilasan Batu Bara] ESDM Indonesia Menugaskan BLU tekMIRA untuk Mengelola Wilayah Pertambangan yang Dicabut](https://imgqn.smm.cn/usercenter/rKOND20251217171716.jpg)
