Ketersediaan kargo pasar yang ketat mendorong premi spot lebih tinggi [SMM tembaga spot Tiongkok Selatan]

Telah Terbit: Sep 17, 2026 11:32

SMM, 17 September:

Hari ini di Guangdong, harga spot katoda tembaga #1 terhadap kontrak bulan berjalan: tembaga kualitas tinggi tercatat pada premi 700 yuan/mt, naik 100 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya; tembaga kualitas standar tercatat pada premi 550 yuan/mt, naik 70 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya; tembaga SX-EW tercatat pada premi 490 yuan/mt, naik 70 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Harga rata-rata katoda tembaga #1 di Guangdong adalah 108.635 yuan/mt, naik 820 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya, sementara harga rata-rata tembaga SX-EW adalah 108.500 yuan/mt, naik 805 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya.

Pasar spot: Persediaan Guangdong kembali menurun hari ini, terutama karena berkurangnya pasokan masuk dan membaiknya konsumsi. Dengan persediaan yang terus menurun, pasokan yang tersedia di pasar terbatas, dan pemasok secara aktif menahan harga. Premi spot naik signifikan, dan pembeli hilir terpaksa menerima premi yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, perdagangan sedikit lebih baik dari kemarin. Hari ini, sentimen pengadaan katoda tembaga di Guangdong adalah 2,56, naik 0,05 dari hari perdagangan sebelumnya, sementara sentimen pengiriman adalah 2,77, naik 0,02 dari hari perdagangan sebelumnya (data historis dapat ditanyakan di basis data).

Secara keseluruhan, ketersediaan kargo spot yang ketat mendorong premi spot lebih tinggi, dan perdagangan pasar sedikit lebih baik dari kemarin.

         

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Indonesia’s Two Major Copper Smelters Resume Production, Easing Refined Copper Tightness as LME Backwardation Collapses
2 menit yang lalu
Indonesia’s Two Major Copper Smelters Resume Production, Easing Refined Copper Tightness as LME Backwardation Collapses
Baca Selengkapnya
Indonesia’s Two Major Copper Smelters Resume Production, Easing Refined Copper Tightness as LME Backwardation Collapses
Indonesia’s Two Major Copper Smelters Resume Production, Easing Refined Copper Tightness as LME Backwardation Collapses
Freeport’s two copper smelters in Gresik, Indonesia, have resumed production. PT Smelting, with copper cathode capacity of around 342,000 t/y, has returned to normal operations after a roughly two-week shutdown for furnace repairs in August. Meanwhile, the Manyar smelter resumed concentrate feeding in August and is expected to produce copper cathode in September. PTFI expects combined cathode output from the two smelters to approach 400,000 tonnes this year. As Indonesian refined copper production recovers and the COMEX-LME price spread narrows sharply, tightness in the ex-U.S. refined copper market has eased. The LME cash-to-three-month copper spread has consequently fallen from a backwardation of more than US$500/t in mid-August to a contango of around US$86/t by mid-September, signaling a significant easing in immediate spot supply tightness.
2 menit yang lalu
PT Smelting Gresik Kembali Beroperasi Normal Setelah Pemeliharaan Singkat
19 menit yang lalu
PT Smelting Gresik Kembali Beroperasi Normal Setelah Pemeliharaan Singkat
Baca Selengkapnya
PT Smelting Gresik Kembali Beroperasi Normal Setelah Pemeliharaan Singkat
PT Smelting Gresik Kembali Beroperasi Normal Setelah Pemeliharaan Singkat
Menurut riset pasar SMM, smelter tembaga PT Smelting di Gresik, Indonesia, sempat menghentikan produksi menyusul masalah peralatan pada Agustus. Perbaikan memakan waktu sekitar dua minggu, dan smelter kini telah kembali ke tingkat operasi normal. Keterbukaan informasi publik menunjukkan PT Smelting menghentikan operasi mulai 8 Agustus untuk perbaikan tungku. Fasilitas yang 66% dimiliki PT Freeport Indonesia dan 34% dimiliki Mitsubishi Materials ini memiliki kapasitas katoda tembaga yang diperluas sekitar 342.000 ton per tahun dan kapasitas pengolahan konsentrat sekitar 1,3 juta ton per tahun. Selama penghentian sementara, Freeport menyesuaikan jadwal pengiriman dan mempercepat dimulainya kembali smelter Manyar yang baru. Dengan PT Smelting yang kini kembali beroperasi normal dan Manyar yang melanjutkan pasokan konsentrat pada Agustus serta produksi katoda pada September, kedua fasilitas peleburan tembaga Freeport di Gresik telah kembali berproduksi. Namun, Manyar masih dalam tahap peningkatan kapasitas, dengan tingkat operasinya sangat bergantung pada pemulihan pasokan konsentrat dari tambang Grasberg Block Cave.
19 menit yang lalu
Futures bergerak naik, premi tinggi membatasi perdagangan [SMM tembaga spot Tiongkok Utara]
25 menit yang lalu
Futures bergerak naik, premi tinggi membatasi perdagangan [SMM tembaga spot Tiongkok Utara]
Baca Selengkapnya
Futures bergerak naik, premi tinggi membatasi perdagangan [SMM tembaga spot Tiongkok Utara]
Futures bergerak naik, premi tinggi membatasi perdagangan [SMM tembaga spot Tiongkok Utara]
Tembaga spot di Tiongkok Utara tercatat pada premi 380-480 yuan/mt terhadap kontrak bulan berjalan, dengan premi rata-rata 450 yuan/mt, turun 20 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Harga transaksi rata-rata adalah 108.495 yuan/mt, naik 660 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya.
25 menit yang lalu
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini