[SMM Coal Flash] Produksi Batubara ROM Whitehaven FY26 Naik 3% Menjadi 40,3 Mt

Telah Terbit: Aug 31, 2026 12:46
Whitehaven Coal asal Australia melaporkan produksi batu bara ROM terkelola sebesar 40,3 Mt pada FY2026, naik 3% dari tahun ke tahun dan mendekati batas atas kisaran panduannya 37–41 Mt, sedangkan penjualan batu bara berdasarkan porsi ekuitas naik 8% menjadi 26,0 Mt. Produksi ROM pada kuartal Juni mencapai 10,7 Mt, naik 13% kuartal-ke-kuartal, didorong oleh pemulihan output Queensland sebesar 41% setelah gangguan cuaca pada kuartal sebelumnya. Pendapatan FY26 terdiri dari 57% batu bara metalurgi dan 43% batu bara termal, sementara biaya produksi per unit sekitar A$132/ton, mendekati batas bawah panduan. Pada kuartal Juni, operasi Queensland membukukan harga rata-rata A$247/ton, sedangkan NSW membukukan A$197/ton, dengan realisasi batu bara termal NSW mencapai 104% dari indeks gC NEWC. Whitehaven menyatakan bahwa pasar batu bara metalurgi ditopang oleh kekhawatiran pasokan dari Tiongkok, sementara harga batu bara termal diuntungkan oleh kekhawatiran keamanan energi dan ketidakpastian seputar produksi serta ekspor batu bara Indonesia.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Coal Flash] Black Diamond Resources Mencatat Pendapatan Nol, Rugi Rp8,23 Miliar pada Kuartal I 2026
29 Aug 2026 13:44
[SMM Coal Flash] Black Diamond Resources Mencatat Pendapatan Nol, Rugi Rp8,23 Miliar pada Kuartal I 2026
Baca Selengkapnya
[SMM Coal Flash] Black Diamond Resources Mencatat Pendapatan Nol, Rugi Rp8,23 Miliar pada Kuartal I 2026
[SMM Coal Flash] Black Diamond Resources Mencatat Pendapatan Nol, Rugi Rp8,23 Miliar pada Kuartal I 2026
Perusahaan tambang batu bara Indonesia PT Black Diamond Resources Tbk (IDX: COAL) berbalik membukukan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp8,23 miliar pada kuartal I 2026, karena perusahaan mencatatkan pendapatan operasional nol, dibandingkan dengan pendapatan Rp126,52 miliar dan laba bersih Rp5,35 miliar pada periode yang sama tahun 2025. Perusahaan juga melaporkan arus kas operasional negatif sebesar Rp13,79 miliar, sementara kas dan setara kas turun menjadi hanya Rp233 juta per akhir Maret dari Rp14,29 miliar pada akhir 2025. Total aset tercatat sebesar Rp824,79 miliar, sedangkan utang bank jangka pendek mencapai Rp195 miliar. Saham COAL juga sedang disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (IDX) pada saat laporan diterbitkan.
29 Aug 2026 13:44
[SMM Coal Flash] Clinch Resources Menambah Set Peralatan Kedua di Tambang Lanes Branch
29 Aug 2026 13:36
[SMM Coal Flash] Clinch Resources Menambah Set Peralatan Kedua di Tambang Lanes Branch
Baca Selengkapnya
[SMM Coal Flash] Clinch Resources Menambah Set Peralatan Kedua di Tambang Lanes Branch
[SMM Coal Flash] Clinch Resources Menambah Set Peralatan Kedua di Tambang Lanes Branch
Produsen batu bara metalurgi Clinch Resources Ltd. telah mengakuisisi rangkaian peralatan kedua untuk tambang terbuka Lanes Branch di Wyoming County, Virginia Barat, dengan peralatan tersebut diharapkan sepenuhnya dikerahkan dan mulai berproduksi pada awal September 2026. Perluasan ini menyusul penjualan produksi pertama tambang tersebut serta pembelian baru-baru ini atas Cat HW 300 Highwall Miner, yang dijadwalkan mulai berproduksi pada Agustus. Clinch menyatakan peralatan tambahan itu akan mendukung target produksi akhir tahun dan semakin meningkatkan output dari operasi batu bara metalurgi berkualitas tinggi tersebut.
29 Aug 2026 13:36
【Analisis SMM】Analisis Kebijakan Impor dan Ekspor Batu Bara serta Arus Perdagangan di Asia Tenggara
27 Aug 2026 14:18
【Analisis SMM】Analisis Kebijakan Impor dan Ekspor Batu Bara serta Arus Perdagangan di Asia Tenggara
Baca Selengkapnya
【Analisis SMM】Analisis Kebijakan Impor dan Ekspor Batu Bara serta Arus Perdagangan di Asia Tenggara
【Analisis SMM】Analisis Kebijakan Impor dan Ekspor Batu Bara serta Arus Perdagangan di Asia Tenggara
27 Aug 2026 14:18
Whitehaven Coal asal Australia melaporkan produksi batu bara ROM terke - Shanghai Metals Market (SMM)