[SMM Steel] Kekurangan Air Berpotensi Mengancam Operasi Pabrik Baja di Indonesia

Telah Terbit: Aug 26, 2026 16:02
[Indonesia] Menurut SMM, kondisi kering terkait El Niño di sekitar Kawasan Industri Morowali Indonesia (IMIP) mungkin berkontribusi terhadap kekurangan air di daerah tersebut, dengan curah hujan yang dilaporkan sedikit selama sebulan terakhir. Untuk saat ini, harga produk baja seperti HRC sekitar 510 USD/ton EXW, karena beberapa informasi mengatakan bahwa permintaan tinggi masih menjadi pendorong utama. Namun, jika situasi ini berlanjut, hal ini berpotensi mempengaruhi produksi dan logistik: air digunakan dalam proses pendinginan peralatan pembuatan baja, sehingga kekurangan yang berkepanjangan dapat menimbulkan risiko terhadap hasil produksi, sementara permukaan air yang lebih rendah dapat membuat penambatan kapal menjadi lebih sulit, yang berpotensi meningkatkan biaya transportasi dan biaya demurrage.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn