MOSKOW. 20 Agustus – Pasokan gas pipa Rusia ke China melalui pipa Power of Siberia kembali ke level tertinggi yang pertama kali terlihat pada musim dingin lalu pada bulan Juni tahun ini, kata Administrasi Umum Bea Cukai China.
Power of Siberia telah mencapai kapasitas desainnya sebesar 38 miliar meter kubik per tahun, setara dengan 110 juta meter kubik per hari. Pipa ini memompa 112 juta meter kubik per hari ketika permintaan musim dingin mencapai puncaknya pada Desember 2025 dan Januari 2026, setelah itu aliran harian turun kembali ke 110 juta meter kubik sebelumnya. Aliran tersebut naik lagi pada bulan Juni, menurut statistik bea cukai, dan dapat tetap tinggi pada bulan Juli, karena Gazprom telah melaporkan rekor baru untuk pasokan harian melalui pipa tersebut.
China menerima gas pipa dari Rusia, Kazakhstan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Myanmar. Total pasokan gas pipa ke China turun 2% pada bulan Juni menjadi 6,632 miliar meter kubik. Suhu di kawasan Asia Tengah tahun ini jauh di atas normal, mendorong permintaan gas di pasar domestik negara-negara pengekspor. Turkmenistan telah mengurangi ekspor sebesar 5% dan Uzbekistan 60%, sementara Kazakhstan meningkatkannya sebesar 15%.
Impor gas alam cair (LNG) naik 2% pada bulan Juni menjadi 5,5 juta ton. Rusia adalah pemasok LNG terbesar ketiga ke China dengan 645.000 ton, naik 19%, di belakang Australia dengan 2,25 juta ton dan Malaysia dengan 736.000 ton. Produsen LNG curah Rusia adalah Sakhalin Energy, yang dimiliki oleh Gazprom, Mitsui, dan Mitsubishi; dan Yamal LNG, yang dimiliki oleh Novatek, TotalEnergies, serta CNPC dan SRF milik China; dan Cryogas-Vysotsk serta Gazprom LNG Portovaya di pantai Baltik.
Impor LNG dari Qatar dilanjutkan, dengan tujuh kargo diterima. Statistik bea cukai China mengonfirmasi penerimaan satu kargo LNG dari Amerika Serikat setelah jeda 18 bulan. Media melaporkan bahwa gas tersebut diterima di terminal Yangpu di Provinsi Hainan, yang secara aktif terlibat dalam re-ekspor LNG. China kembali ke perdagangan LNG aktif pada bulan Juni, menjual kembali 292 juta ton atau 5% dari total impor LNG-nya. Dua kargo LNG dialihkan ke Thailand dan Jepang.
Total impor gas pipa dan LNG China turun tipis 0,2% secara tahunan pada bulan Juni menjadi 13,706 miliar meter kubik.



