Fundamental yang Kuat Mendorong Kenaikan Harga Produk Baja di Indonesia
Minggu ini, harga baja di Indonesia naik setidaknya 5 USD/ton metrik, termasuk Wire Rod (480 USD/ton metrik → 485 USD/ton metrik), Slab (460 USD/ton metrik → 465 USD/ton metrik), dan HRC (500 USD/ton metrik → 505 USD/ton metrik). Namun, hal ini tidak berlaku untuk billet, karena harga billet naik sekitar 7–9 USD/ton metrik (458 USD/ton metrik → 465–467 USD/ton metrik). Hal ini disebabkan oleh permintaan yang kuat, karena pembeli perlu membeli untuk mengisi kembali persediaan mereka, ditambah dengan beberapa pemeliharaan di pabrik. Selanjutnya, di sisi ekspor, harga China tidak dapat diturunkan lebih lanjut dan saat ini naik karena tingginya permintaan domestik untuk produk China; akibatnya, tekanan untuk menurunkan harga Indonesia telah hilang atau hampir nol. Ini pertanda baik untuk kenaikan harga Indonesia selama fundamental tetap kuat.
![[SMM Steel] Malaysia Domestic Wire Rod Prices Hold Stable This Week](https://imgqn.smm.cn/usercenter/fvyjO20251217171715.jpg)
![[SMM Steel] Harga Baja Panjang Turki Sedikit Pulih di Tengah Perdagangan yang Lesu dan Dukungan Pabrik Baja](https://imgqn.smm.cn/usercenter/hyiDc20251217171715.jpg)
![[Ulasan mingguan SMM tentang Pasar Turki] Dorongan Biaya Terwujud dalam Reli Baja Panjang, Sementara Baja Datar Bergerak Mendatar](https://imgqn.smm.cn/usercenter/ocJKj20251217171717.jpg)
