[ Çemtaş Melaporkan Rugi Bersih Semester I sebesar $3,6 Juta seiring Penurunan Produksi Baja ]

Telah Terbit: Aug 17, 2026 11:47
Produsen baja khusus Turki, Çemtaş Çelik Makina Sanayi, membukukan rugi bersih sebesar 172,56 juta lira ($3,62 juta) pada paruh pertama 2026, turun tajam dari laba 19,85 juta lira pada periode yang sama tahun lalu. Pelemahan kinerja keuangan ini disertai penurunan produksi billet baja 8,8% secara tahunan menjadi 74.719 ton metrik, sementara produksi baja canai menyusut 11,1% menjadi 67.171 ton metrik. Margin domestik yang tertekan mendorong total pendapatan penjualan produsen tersebut turun 9,3% menjadi 3,44 miliar lira

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【Dow Jones dan SGX Rencanakan Kontrak Berjangka dan Swap Batu Bara Kokas Keras Tingkat Kedua Australia】
3 menit yang lalu
【Dow Jones dan SGX Rencanakan Kontrak Berjangka dan Swap Batu Bara Kokas Keras Tingkat Kedua Australia】
Baca Selengkapnya
【Dow Jones dan SGX Rencanakan Kontrak Berjangka dan Swap Batu Bara Kokas Keras Tingkat Kedua Australia】
【Dow Jones dan SGX Rencanakan Kontrak Berjangka dan Swap Batu Bara Kokas Keras Tingkat Kedua Australia】
Dow Jones dan SGX Group menandatangani perjanjian lisensi indeks pada 13 Agustus untuk mengembangkan kontrak berjangka dan swap yang melacak McCloskey Australian FOB Second-Tier HCC Index. Produk yang diusulkan dimaksudkan untuk menyediakan produsen baja, perusahaan tambang, dan pedagang fisik dengan alat lindung nilai yang lebih langsung untuk batu bara kokas keras kelas dua. Produk tersebut masih bergantung pada proses regulasi, sementara belum ada tanggal peluncuran resmi maupun spesifikasi kontrak lengkap yang diungkapkan
3 menit yang lalu
【Russian Strike Damages Blast Furnace Facilities at Ukraine’s Largest Steel Plant, Partially Halting Production】
3 menit yang lalu
【Russian Strike Damages Blast Furnace Facilities at Ukraine’s Largest Steel Plant, Partially Halting Production】
Baca Selengkapnya
【Russian Strike Damages Blast Furnace Facilities at Ukraine’s Largest Steel Plant, Partially Halting Production】
【Russian Strike Damages Blast Furnace Facilities at Ukraine’s Largest Steel Plant, Partially Halting Production】
A Russian airstrike hit ArcelorMittal Kryvyi Rih, Ukraine’s largest steel plant, early on August 16, killing at least two people and injuring 14. The company said key production facilities in its power generation and blast furnace sectors were damaged and that some production processes had been halted. It did not disclose the number of affected blast furnaces, production losses or an expected restart date.
3 menit yang lalu
【Australia’s Mount Pleasant Coal Mine Secures Extension to 2032, With Annual Extraction Cap Raised to 12.5 Mt】
3 menit yang lalu
【Australia’s Mount Pleasant Coal Mine Secures Extension to 2032, With Annual Extraction Cap Raised to 12.5 Mt】
Baca Selengkapnya
【Australia’s Mount Pleasant Coal Mine Secures Extension to 2032, With Annual Extraction Cap Raised to 12.5 Mt】
【Australia’s Mount Pleasant Coal Mine Secures Extension to 2032, With Annual Extraction Cap Raised to 12.5 Mt】
The New South Wales government has granted MACH Energy’s Mount Pleasant coal mine a six-year operating extension through the end of 2032. The mine’s existing approval was due to expire in December. The new approval also raises its annual extraction limit from 10.5 million tonnes to 12.5 million tonnes, an increase of 2 million tonnes or approximately 19.0%. Furthermore, MACH Energy’s separate proposal to operate through 2048 and extract an additional 247 million tonnes remains before the High Court of Australia .
3 menit yang lalu