Jerman Menunda Tinjauan Penutupan Pembangkit Lignit, Pasar Menanti Potensi Perpanjangan 3,6 GW hingga 2033

Telah Terbit: Aug 17, 2026 13:08

Jerman menunda laporan sementara yang menilai dampak penghentian bertahap lignit di North Rhine-Westphalia sambil menunggu hasil tender pembangkit listrik berbahan bakar gas yang dijadwalkan tahun ini. Berdasarkan perjanjian 2022 antara pemerintah dan RWE, pembangkitan listrik berbahan bakar lignit di negara bagian tersebut dijadwalkan berakhir pada Maret 2030, meski beberapa unit dapat dipertahankan hingga 2033 jika keamanan pasokan dinilai berisiko.

Penundaan ini meningkatkan ekspektasi pasar bahwa kapasitas lignit RWE sebesar 3,6 GW dapat ditempatkan dalam status siaga keamanan hingga akhir 2033. Namun, RWE menyatakan tanggal keluar 2030 tidak berubah dan pemerintah belum menghubungi perusahaan terkait perpanjangan tersebut

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Analisis SMM] Tekanan Harga Rendah HRC Indonesia Berlanjut; Permintaan Baja Lemah Terus Berlanjut di Seluruh Asia Tenggara
13 jam yang lalu
[Analisis SMM] Tekanan Harga Rendah HRC Indonesia Berlanjut; Permintaan Baja Lemah Terus Berlanjut di Seluruh Asia Tenggara
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Tekanan Harga Rendah HRC Indonesia Berlanjut; Permintaan Baja Lemah Terus Berlanjut di Seluruh Asia Tenggara
[Analisis SMM] Tekanan Harga Rendah HRC Indonesia Berlanjut; Permintaan Baja Lemah Terus Berlanjut di Seluruh Asia Tenggara
13 jam yang lalu
Laporan Harian Bijih Besi MMi (17 Agustus)
13 jam yang lalu
Laporan Harian Bijih Besi MMi (17 Agustus)
Baca Selengkapnya
Laporan Harian Bijih Besi MMi (17 Agustus)
Laporan Harian Bijih Besi MMi (17 Agustus)
Kontrak berjangka bijih besi diperdagangkan melemah hari ini. Kontrak paling aktif di DCE I2701 ditutup pada RMB 706,5/mt, turun 0,70% dibanding sesi sebelumnya. Harga spot di Pelabuhan Qingdao turun RMB 2–4/mt dibanding hari perdagangan sebelumnya. Aktivitas pedagang tergolong moderat, sementara pabrik membeli sesuai kebutuhan, sehingga volume transaksi spot secara keseluruhan cenderung tipis
13 jam yang lalu
[SMM Steel] Pasar Baja Domestik India Stabil di Tengah Sentimen Hati-hati
14 jam yang lalu
[SMM Steel] Pasar Baja Domestik India Stabil di Tengah Sentimen Hati-hati
Baca Selengkapnya
[SMM Steel] Pasar Baja Domestik India Stabil di Tengah Sentimen Hati-hati
[SMM Steel] Pasar Baja Domestik India Stabil di Tengah Sentimen Hati-hati
[India] Pasar baja domestik India tetap stabil namun berhati-hati pada Senin dibandingkan Jumat, dengan harga scrap dan baja jadi sebagian besar tidak berubah di berbagai wilayah utama. Sentimen pasar bearish dan lesu, dengan pembeli mengambil pendekatan wait-and-watch di tengah pergerakan harga yang terbatas serta kondisi permintaan-penawaran yang seimbang. Di Mandi Gobindgarh, India utara, HMS 1&2 (80:20) tetap, delivered Mandi 355 USD/ton (33.900 INR/ton). Harga billet stabil, delivered Mandi 443 USD/ton (42.400 INR/ton). Sementara itu, di Mumbai, HMS 1&2 (80:20) tidak berubah, delivered Mumbai 324 USD/ton (31.000 INR/ton). Harga rebar tidak berubah, delivered Mumbai 495 USD/ton (47.300 INR/ton). Di India Selatan, billet tidak berubah, delivered Chennai 455 USD/ton (43.500 INR/ton).
14 jam yang lalu
Jerman menunda laporan sementara yang menilai dampak penghentian berta - Shanghai Metals Market (SMM)