Baru-baru ini, pasar Eropa mempercepat penghapusan genset diesel cadangan lama yang digunakan di stasiun basis dan pusat data, dengan permintaan penggantian ke catu daya cadangan nol karbon yang terus meningkat. Dalam proses ini, industri secara bertahap membentuk dua jalur teknologi yang disesuaikan dengan skenario aplikasi berbeda: pusat data komputasi cenderung mengadopsi mesin pembakaran internal bahan bakar ganda yang beroperasi dengan gas alam dan hidrogen, sementara stasiun basis komunikasi lebih cocok menerapkan sel bahan bakar hidrogen yang disimpan dalam tabung.
Di sektor pusat data, mesin pembakaran internal bahan bakar ganda yang menggunakan gas alam dan hidrogen dapat tersambung ke jaringan pipa gas alam yang ada, dengan menyuntikkan hidrogen ke dalam gas untuk meningkatkan efisiensi termal dan mengurangi emisi karbon. Karena teknologi ini dapat memanfaatkan sebagian infrastruktur pasokan gas yang sudah ada, maka lebih cocok untuk pusat data komputasi dengan kebutuhan daya yang lebih tinggi.
Pada tahap awal, mesin bahan bakar ganda ini terutama menggunakan gas alam sebagai bahan bakar, dengan rasio pencampuran hidrogen tidak lebih dari 25%. Seiring kemajuan teknologi, beberapa model kini dapat menangani pencampuran hidrogen hingga 60%. Melalui metode injeksi dan struktur penyegelan yang dioptimalkan, peralatan generasi baru dapat membakar gas alam dan hidrogen dalam berbagai proporsi tanpa perlu mengganti mesin, serta mampu beroperasi hanya dengan hidrogen murni, sehingga mencapai pembangkitan listrik nol karbon.
Dengan memanfaatkan kemampuan adaptasi daya yang kuat, pendekatan ini secara bertahap diterapkan di truk tugas berat, kapal, pembangkit listrik terdistribusi, dan bidang lainnya, serta menjadi arah penting bagi transisi industri mesin pembakaran internal menuju teknologi hidrogen murni.
Berbeda dengan pusat data, stasiun basis komunikasi biasanya tersebar, sehingga ekonomi dan kelayakan pemasangan langsung pipa gas alam relatif terbatas. Oleh karena itu, sistem sel bahan bakar yang dipasok oleh hidrogen dalam tabung dapat mengurangi ketergantungan pada jaringan pipa dan memfasilitasi penerapan modular serta peluncuran skala besar.
Dari perspektif aplikasi, stasiun basis komunikasi siap menjadi pasar kunci untuk sel bahan bakar hidrogen yang disimpan dalam tabung. Teknologi ini memenuhi kebutuhan catu daya cadangan stasiun basis dan sejalan dengan pergeseran industri yang lebih luas menuju penerapan fasilitas komunikasi yang rendah karbon, terdistribusi, dan fleksibel.
![[SMM survei] Tinjauan mingguan industri energi hidrogen, 20260829-0903](https://imgqn.smm.cn/usercenter/PPLUj20251217171727.jpg)


