[Berita Kilat] Tata Motors Meningkatkan Kapasitas Daur Ulang Kendaraan

Telah Terbit: Aug 5, 2026 17:43

Tata Motors telah membuka fasilitas pendaurulangan kendaraan baru di Patna dengan kapasitas tahunan mendaur ulang 15.000 kendaraan yang sudah habis masa pakainya. Dengan penambahan ini, perusahaan kini mengoperasikan 12 pusat pendaurulangan di Jaipur, Bhubaneswar, Surat, Chandigarh, Delhi-NCR, Pune, Guwahati, Raipur, Lucknow, Kolkata, Ahmedabad, dan Patna, mendukung pendaurulangan kendaraan ramah lingkungan serta meningkatkan pasokan baja daur ulang.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Laporan Harian Bijih Besi MMi (5 Agustus)
46 menit yang lalu
Laporan Harian Bijih Besi MMi (5 Agustus)
Baca Selengkapnya
Laporan Harian Bijih Besi MMi (5 Agustus)
Laporan Harian Bijih Besi MMi (5 Agustus)
Hari ini, kontrak berjangka bijih besi DCE menguat. Kontrak I2609 yang paling banyak diperdagangkan di DCE ditutup pada 706 yuan per metrik ton, naik 0,93% dari sesi perdagangan sebelumnya. Harga spot di Pelabuhan Qingdao naik 3–8 yuan per metrik ton dari hari perdagangan sebelumnya. Pedagang aktif memberikan penawaran, sementara pabrik baja melakukan pembelian sesuai kebutuhan, sehingga perdagangan spot secara keseluruhan berjalan moderat.
46 menit yang lalu
[Thai Nguyen mempromosikan penggunaan baja dalam negeri, 14 investor menandatangani perjanjian untuk 168.000 ton]
48 menit yang lalu
[Thai Nguyen mempromosikan penggunaan baja dalam negeri, 14 investor menandatangani perjanjian untuk 168.000 ton]
Baca Selengkapnya
[Thai Nguyen mempromosikan penggunaan baja dalam negeri, 14 investor menandatangani perjanjian untuk 168.000 ton]
[Thai Nguyen mempromosikan penggunaan baja dalam negeri, 14 investor menandatangani perjanjian untuk 168.000 ton]
Otoritas Thai Nguyen telah mengimbau pelaku usaha dan investor untuk memprioritaskan baja produksi dalam negeri jika produk tersebut memenuhi persyaratan kualitas, waktu pengiriman, dan biaya. Pada 31 Juli, Perusahaan Patungan Besi dan Baja Thai Nguyen menandatangani perjanjian kerja sama dengan 14 pelaku usaha dan investor, yang mencakup konsumsi baja diperkirakan sebesar 168.000 metrik ton untuk proyek dan pekerjaan konstruksi di provinsi tersebut. Perusahaan berkomitmen pada harga yang kompetitif, kerja sama yang fleksibel, serta peningkatan dukungan teknis dan purnajual. Langkah ini diharapkan dapat memperluas permintaan pasar untuk baja dalam negeri, memperkuat keterkaitan antara produsen baja dan perusahaan konstruksi, serta mendukung pertumbuhan produksi dan ekonomi lokal.
48 menit yang lalu
[EU berkonsultasi tentang cakupan regulasi baja, menimbulkan risiko kepatuhan baru bagi Vietnam]
1 jam yang lalu
[EU berkonsultasi tentang cakupan regulasi baja, menimbulkan risiko kepatuhan baru bagi Vietnam]
Baca Selengkapnya
[EU berkonsultasi tentang cakupan regulasi baja, menimbulkan risiko kepatuhan baru bagi Vietnam]
[EU berkonsultasi tentang cakupan regulasi baja, menimbulkan risiko kepatuhan baru bagi Vietnam]
Komisi Eropa telah meluncurkan konsultasi untuk memperluas cakupan Regulasi Baja 2026, yang memangkas kuota impor baja bebas bea menjadi 18,3 juta metrik ton per tahun, hampir 47% di bawah level 2024, dan menaikkan tarif di luar kuota menjadi 50%. Regulasi ini juga memperkenalkan ketertelusuran “melt and pour”, yang mewajibkan importir mengidentifikasi tempat baja awalnya dilebur dan dicetak. Konsultasi ini mempertimbangkan penambahan empat kelompok produk, termasuk kawat baja nirkarat, kawat baja, pipa besi cor, dan batang baja tempa, dan akan tetap terbuka hingga 30 September 2026. Aturan baru ini dapat menjadi tantangan bagi eksportir Vietnam yang menggunakan billet impor atau baja canai panas, karena produk dapat dihitung berdasarkan negara asal bahan baku, bukan Vietnam. Ekspor baja Vietnam ke UE sudah turun 18,3% secara volume dan 23,3% secara nilai secara tahunan dalam lima bulan pertama 2026. Eksportir, khususnya di sektor kawat baja nirkarat dan pipa baja, disarankan untuk memantau konsultasi ini dengan cermat serta berkomunikasi dengan importir UE dan asosiasi industri.
1 jam yang lalu
[Berita Kilat] Tata Motors Meningkatkan Kapasitas Daur Ulang Kendaraan - Shanghai Metals Market (SMM)