Perusahaan pertambangan timah Australia, Metals X Limited (ASX: MLX), merilis laporan operasional kuartal kedua 2026. Laporan tersebut menunjukkan bahwa tambang timah Renison milik perusahaan memproduksi 2.809 ton logam timah dalam konsentrat timah pada kuartal kedua, turun sekitar 2,7% secara kuartalan dari 2.887 ton pada kuartal pertama.
Dari sisi produksi, total bijih yang ditambang mencapai 200.300 ton pada kuartal kedua, turun 6,11% secara kuartalan, terutama karena ketersediaan loader, truk pengangkut, dan hoist yang terbatas, serta keterlambatan penjadwalan stope. Kadar bijih yang ditambang adalah 1,58% Sn, sedikit lebih rendah dari 1,63% pada kuartal pertama. Bijih yang digiling mencapai 183.800 ton, naik 14,60% secara kuartalan, dengan kadar umpan penggilingan menurun menjadi 1,95% Sn (kuartal pertama: 2,24% Sn), dan tingkat perolehan pemrosesan sebesar 78,55% (kuartal pertama: 80,35%).
Untuk pembaruan sumber daya mineral Renison, total sumber daya meningkat menjadi 21,8 juta ton dengan kadar timah 1,38%, mengandung 300.300 ton timah. Kandungan timah Terukur dan Terindikasi naik 7% menjadi 264.100 ton. Rencana usia tambang dan pembaruan cadangan bijih diperkirakan akan selesai pada kuartal ketiga.
![[SMM Tin Express: Produksi Timah Murni Minsur Kuartal II 7.034 metrik ton, Turun 1% YoY]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/WWXJU20251217171753.jpg)
![[SMM Tin Express: Produksi bijih timah PT Timah pada H1 mencapai 12.232 ton logam timah, naik 75% YoY]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/fMkfI20251217171752.jpg)

