SMM Nickel, 31 Juli:
Berita Makro dan Pasar:
(1) Pemerintah Jepang dan Bank of Japan melakukan intervensi mata uang dengan membeli yen dan menjual dolar AS, sedangkan otoritas moneter AS juga melakukan “pemeriksaan nilai tukar” sebagai langkah awal menuju intervensi.
(2) Data yang dirilis Departemen Perdagangan AS pada Kamis menunjukkan bahwa indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) turun 0,1% secara bulanan (MoM) bulan lalu, terbebani oleh penurunan harga energi. Tingkat inflasi PCE tahunan (YoY) turun menjadi 3,7%, dari 4,1% pada Mei, setelah mencapai level tertinggi dalam tiga tahun.
Pasar Spot:
Pada 31 Juli, harga rata-rata nikel olahan #1 SMM adalah 132.600 yuan/ton, naik 600 yuan/ton dari hari perdagangan sebelumnya. Terkait premi spot, nikel olahan #1 Jinchuan rata-rata 1.200 yuan/ton, stabil dari hari perdagangan sebelumnya, sementara nikel elektrodeposisi merek utama domestik berada pada kisaran -300 hingga 500 yuan/ton.
Pasar Berjangka:
Kontrak nikel SHFE 2609 paling aktif melonjak pada awal perdagangan kemudian sedikit terkoreksi, ditutup pada sesi pagi di 131.900 yuan/ton, naik 0,49%.
Pertemuan FOMC bulan Juli mempertahankan suku bunga tidak berubah, dan pelemahan dolar AS mendorong kenaikan mayoritas logam non-besi; ekspektasi kuota yang lebih ketat di Indonesia serta dukungan biaya sulfur memperkuat dasar harga nikel. Kontrak nikel SHFE paling aktif diperkirakan akan bergerak di kisaran 128.000-135.000 yuan/ton.


![[SMM Nickel Flash News] Pembaruan Indonesia — 24 Agustus 2026](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JjbtE20251217171732.jpeg)
